logoblog

Cari

Tutup Iklan

Penegak Hukum Harus Jadi Singa Bertaring

Penegak Hukum Harus Jadi Singa Bertaring

KM Nggusuwaru – Di hari anti korupsi sedunia yang jatuh pada tanggal 9 Desember setiap tahunnya, berbagai elemen masyarakat dan mahasiswa

Peristiwa

KM Nggusu Waru
Oleh KM Nggusu Waru
09 Desember, 2014 23:35:20
Peristiwa
Komentar: 0
Dibaca: 3753 Kali

KM Nggusuwaru – Di hari anti korupsi sedunia yang jatuh pada tanggal 9 Desember setiap tahunnya, berbagai elemen masyarakat dan mahasiswa serta LSM turun kejalan. Dalam aksi damainya mereka meminta agar seluruh aparat penegak hukum selalu menjadi singa yang mempunyai taring tajam, untuk memberantas tindak pidana korupsi di Bima.

Orator Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat KIP Ali Murtado STKIP Bima, Dewi Anggriani dalam orasinya mengatakan, penegak hukum adalah orang-orang pilihan yang telah dipercaya oleh negara dan masyarakat untuk memberantas segala bentuk kasus korupsi yang ada. "Jadilah lembaga hukum yang mempunyai taring tajam untuk menggigit semua pelaku kuruptor, tanpa pandang bulu," ujarnya saat menggelar aksi damai di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Raba Bima Selasa (9/12) pagi.

Selain meminta agar aparat penegak hukum untuk memberantas segala bentuk tindak pidana korupsi, Dewi juga meminta agar Pihak Kejari Raba Bima tidak pernah menjadi macan ompong yang hanya bisa berjanji, tapi tidak bisa menghasilkan apa-apa. "Bangkitlah untuk melawan dan berantas korupsi, kami masyarakat PMII siap membantu Kejari Raba Bima dalam segala hal," serunya.

Menurut Dewi pelaku koruptor adalah manusia yang tidak patut diberikan dispensasi dalam segala hal. Berikanlah mereka hukuman yang setimpal, sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. "Proses dan tuntutan pelaku koruptor sesuai dengaan undang-undang, agar masyarakat juga bisa merasakan kepuasan atas hukuman yang diberikan kepada pelaku korupsi itu,"desaknya.

Apa yang dilakukan PMII hari ini, merupakan cambukan untuk aparat penegak hukum agar selalu semangat untuk terus mengungkap segala bentuk kasus korupsi di Bima. "Kami siap membantu Kejaksaan untuk memberikan data apapun yang dibutuhkan untuk memberantas korupsi," katanya.

Kejari Raba Bima melalui Kasi Intelejen Lalu Muhammad Rasidi, SH saat menerima massa aksi dari PMII mengungkapkan rasa terimaksihnya, karena PMII telah mau memberikan semangat bagi Kejaksaan."Apapun tuntutan dan masukan dari kawan-kawan, kami terima dengan baik,"ujarnya.

Semua kasus korupsi di Bima yang tengah ditangani hingga hari ini, semuanya sedang diproses. Ada yang telah selesai prosesnya, dan ada pula yang masih tahap penyelesaian tuntutan. "Semua kasus korupsi yang ada, akan kami selesaikan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," katanya.

Kasi Pidana Khusu (Pidsus) Kejari Raba Bima Indrawan Pranacitra, SH mengungkapkan, pelaku koruptor adalah musuh negara yang merupakan biang sehingga negara ini miskin. "Tidak patut kita bantu, orang-orang yang seperi itu," tambahnya.

Kejaksaan lanjutnya, sangat mengapresiasi pergerakan yang dilakukan PMII ini. Di tahun 2014 ini, Kejari Raba Bima telah memproses 15 kasus korupsi. "Untuk 2015 nanti, kasus korupsi kami selesaikan dan akan lebih kita tingkatkan proses penanganannya,"ungkap Indrawan. (NOV) - 05

 

Baca Juga :




 
KM Nggusu Waru

KM Nggusu Waru

KM Nggusuwaru: Komunitas Kampung Media Kota Bima. Alamat: Jalan Poros, Kelurahan Tanjung - Kota Bima. Koordinator: Yudha Tudiansyah. email : yudhadiansyah@yahoo.com, Kontak Person: 082 339 810 123 - 081 735 7641

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan