logoblog

Cari

Aksi Solidaritas Untuk Atlit

Aksi Solidaritas Untuk Atlit

 Merasa prihatin dengan nasib 3 orang atlit yang ditahan oleh Kepolisian Dompu, Gerakan Pemuda Peduli Atlit Dompu Senin (03/03) pagi kemarin

Peristiwa

KM, Woja/Saneo
Oleh KM, Woja/Saneo
02 Maret, 2015 16:28:27
Peristiwa
Komentar: 0
Dibaca: 7177 Kali

 Merasa prihatin dengan nasib 3 orang atlit yang ditahan oleh Kepolisian Dompu, Gerakan Pemuda Peduli Atlit Dompu Senin (03/03) pagi kemarin melakukan aksi Solidaritas di depan gedung DPRD dan Kantor Pemda Dompu. Massa aksi yang berjumlah 5 orang tersebut cukup menyita perhatian warga Dompu yag melintas.

Dalam Orasinya, Baim yang selaku Korlap mengatakan, Para Atlit bukan ranahnya dipenjara mereka ranahnya di lapangan untuk bertanding dan mengharumkan Nama Daerah, ketiga orang atlit tersebut adalah orang-orang yang pernah meraih sejumlah prestasi yang gemilang. “Atlit adalah tulang punggung bagi kemajuan olahraga Daerah, dan tidak seharusny mereka yang telah menorehkan prestasi diakmbing hitamkan lantaran karena persoalan yang menagih bonus yang dijanjikan kemudian dibayar dengan penjara,” Teriak Baim Dalam Orasinya. Masa aksi juga meneriaki sikap koni yang menganak tirikan para Atlit, Koni yang menerut mereka, menjadi penyanggah kehidupan para atlit, bertugas mwngayomi, melindungi dan mengembangkan bakat serta minat para anak bangsa. Meneurut Massa aksi juga persoalan ini tidak seharusnya dibawah kerana hukum,  mereka berharap agar Bupati Dompu, DPRD Dompu, Kapolres Dompu, Kejaksaan Negeri Dompu untuk seger membebaskan para atlit dari segala bentuk tuntutan peerbuatan seperti yang telah disengketakan oleh Kepolisian dan Kejaksaan Dompu.

Imam salah seorang atlit sepak bola Takrow mengaku malu menjadi Atlit, karena sikap koni yang menganak tirikan mereka sebagai atlitnya, Imam juga mengancam tidak akan mengirimkan rekan-rekannya dalam event Platda maupun Platnas nanti.

M Iksan Anggota Komisi 2 DPRD Dompu, yang menemui masaa aksi mengatakan, Lembaga DPRD Dompu sudah melaksanakan tugasnya sesuai dengan tupoksi dan kinerjanya masing-masing. “Bukannya kami tidak peduli terhadap atlit, tetapi kami dari DPRD sudah melaksanakan tugas kami sesuai dengan tupoksi masing-masing,”  terang M Iksan. Sementara terkait dengan bonus Atlit, M Iksan mengatakan, masalah itu sudah dilakukan oleh Lembaga DPRD periode 2010-2014.

 

Baca Juga :


Tapi secara lembaga Iksan juga mengatakan, pihaknya juga sudah mendatangi Kapolres Dompu dan juga ketua Kejari Dompu. “Yang kami lakukan tersebut bukan untuk intervensi hukum, melainkan bersilahturahmi, dan juga kami bertemu dengan KONI Provinsi untuk berkoordinasi mencari solusi dari masalah ini,” Tegas Iksan. “Kami akan mendesak Pemda Dompu dan Koni Dompu untuk segera mencari solusi supaya masalah ini terselesaikan,” Tambah Iksan.

Sementara setelah melakukan dialog dengan DPRD, massa aksi melanjutkan aksinya didepan Kantor Pemda Dompu, dan sesampaidi Kantor Pemda Dompu, massa aksi yang berjumlah 5 orang tersebut diusir oleh Anggota Kepolisian yang berjaga karena mereka tidak memiliki ijin untuk berorasi didepan Kantor Pemda Dompu. Alhasil massa aksi harus meembubarkan diri dan berhenti berorasi.[] - 05



 
KM, Woja/Saneo

KM, Woja/Saneo

sapedampoka@gmail.com/ Nama : Faruk Alamat : Desa Saneo PEkerjaan : Pelajar/Mahasiswa hp : 085934263461. Rekomendasi KM, Bali 1 Dompu Hidup adalah pilihan, maka pilihlah hidup mu sebelum pilihan menentukan hidup mu.

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan