logoblog

Cari

Pernak-pernik MTQ Ke-26 Kabupaten Lobar

Pernak-pernik MTQ Ke-26 Kabupaten Lobar

Gerung,_Musabaqaq Tilawatil Qur’an (MTQ) adalah kegiatan rutin tahunan Kementerian Agama dengan Pemerintah Daerah, sama seperti Musabaqah Tilawatil Qur’an yang diadakan oleh

Peristiwa

KM. RENGGANIS
Oleh KM. RENGGANIS
16 Maret, 2015 08:53:21
Peristiwa
Komentar: 0
Dibaca: 9546 Kali

Gerung,_Musabaqaq Tilawatil Qur’an (MTQ) adalah kegiatan rutin tahunan Kementerian Agama dengan Pemerintah Daerah, sama seperti Musabaqah Tilawatil Qur’an yang diadakan oleh Pemerintah Daerah Lombok Barat dengan Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat yang pelaksanaannya difokuskan di Kecamatan Batulayar dari tanggal 14-19 Maret 2015 ini.

Kebanyakan masyarakat sasak pelaksanaan kegiatan MTQ adalah merupakan wahana pengajian tempat mengasah dan mengkaji isi kandungan Al-Qur’an yang juga biasanya diselingi dengan lagu dan tari, tentunya lagu dan tari yang penuh dengan nuansa islami, terbukti dengan berjubelnya masyarakat yang dating ke arena utama untuk mendengarkan alunan syahdu dari ayat-ayat Al-Qur’an yang dilantunkan oleh para Qori’ dan Qori’ah dari perwakilan masing-masing Kecamatan.

“Setiap haripun orang membacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an semerdu ini, saya siap mendengarkannya sampai pagi” ungkap H. Sar’I warga Kuripan yang dating ke Batulayar untuk mendengarkan ayat-ayat Allah tersebut, “kata Panitia jadwal pelaksanaannya sampai jam 1 malam, makanya saya membawa bekal, ini dia…!” katanya sambil menunjukkan bekal yang dia bawa bersama keluarganya.

Lain lagi di kelompok Dewan Hakim, kebiasaan kebanyakan orang sasak yang mendominasi Dewan Hakim adalah minum kopi, ternyata panitia baru ingat setelah penampilan Qori’ yang ketujuh para dewan hakimnya belum disuguhkan kopi hitam, masih di kelompok dewan hakim, Qori’ dengan nomor peserta 2.07 dihentikan oleh Dewan Hakim, bukan karena kesalahan namun lampu isyarat yang ada di kotak tilawah tidak berpungsi, akhirnya Dewan Hakim memutuskan sebagai isyarat Qori’ memulai bacaannya adalah bel yang dibunyikan oleh Dewan Hakim.

 

Baca Juga :


Para pedagang dadakan yang ada di arena utama juga tidak mau ketinggalam untuk berlomba mengumpulkan rezeki sebanyak-banyaknya, ada yang diam saja, ada yang berkeliling menjajakan jualannya dan ada juga yang sekedar menenteng jualannya dengan tangannya sendiri, “Lumayan pak, biasanya kalau masih jam 9 begini jualan saya belum setengahnya yang habis, tapi disini saat ini (jam 09.00) jualan saya sudah mau habis” ungkap Pak Udin seorang penjual rokok dan minuman yang keliling di sekeliling arena MTQ. [] - 05



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan