logoblog

Cari

Diduga Pupuk Palsu Beredar di Moyo Hilir

Diduga Pupuk Palsu Beredar di Moyo Hilir

Partner kerja Dinas Pertanian dengan TNI dalam meningkatkan swasembada pangan berbuah keberhasilan. Berbagai hal yang telah dilakukan oleh pihak TNI dalam

Peristiwa

KM. Gempar
Oleh KM. Gempar
26 Maret, 2015 11:40:21
Peristiwa
Komentar: 0
Dibaca: 58172 Kali

Partner kerja Dinas Pertanian dengan TNI dalam meningkatkan swasembada pangan berbuah keberhasilan. Berbagai hal yang telah dilakukan oleh pihak TNI dalam mengkawal program tersebut, salah satunya mengkawal peredaran pupuk hingga sampai ketangan petani.

Rabu, 25 Maret 2015. Di wilayah Kecamatan Moyo Hilir, Koramil Moyo Hilir menyita pupuk yang diduga palsu dan sudah beredar dimasyarakat. Menurut pihak yang kami temui, Kapten Inf. Asep Okinawa selaku Danramil Moyo Hilir menjelaskan bahwa informasi tersebut didapat dari salah satu pengecer pupuk di Desa Berare Kecamatan Moyo Hilir bahwa di Desa Olatrawa beredar pupuk palsu.

“Dua orang tersangka yang menjadi agen atau pengecer pupuk tersebut tidak memiliki surat-surat resmi. Selain itu, label dan kandungan yang terkandung dalam pupuk tersebut tidak sesuai dengan yang tertera dikemasan dan yang tertera di profil fotocopyan yang dipegang oleh kedua orang tersebut serta tanggal jatuh tempo Izin peredaran pupuk tersebut sudah mati setahun yang lalu ” ulas Kasi Sarana Dan Prasarana Dinas Pertanian Sumbawa, Anas Malik.

Koramil Moyo Hilir sudah berkoordinasi dengan pihak pertanian dan kepolisian terkait temuan tersebut untuk ditindak lanjuti ke ranah hukum. Pupuk yang sebelumnya berjumlah 80 sak kini tinggal 55 sak yang diamankan pihak kepolisian sedangkan sisanya sudah beredar ke masyarakat. Pupuk ini jenis NPK Khonska yang dibuat mirip dengan kemasan pupuk besubsidi yaitu pupuk jenis NPK Phonska. Pupuk tersebut saat ini dalam proses uji leb karena bentuk butirannya seperti kapur yang diberi pewarna.

Asep Okinawa selaku Danramil Moyo Hilir menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dalam membeli dan memilih pupuk yang bersubsidi. Serta dapat menginformasikan kepada petugas keamanan ketika mendapat informasi-informasi yang mencurigakan yang dapat merugikan para petani. (ryan Muammar) - 05

 

Baca Juga :


 

 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan