logoblog

Cari

Bentrok Antar Kampung, Satu Warga Kena Tembak

Bentrok Antar Kampung, Satu Warga Kena Tembak

Dompu - Seorang warga Dusun Jati Mengi, Desa Teka Sire, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Darwis, 35 tahun, terpaksa

Peristiwa

KM. Potu (KMP)
Oleh KM. Potu (KMP)
29 Juli, 2015 09:00:16
Peristiwa
Komentar: 0
Dibaca: 10511 Kali

Dompu - Seorang warga Dusun Jati Mengi, Desa Teka Sire, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Darwis, 35 tahun, terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Provinsi di Mataram karena pipi bagian kiri korban tembus terkena peluru dan masih bersarang, dalam bentrok antar kampung belum lama ini.

Informasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dompu bahwa berdasarkan hasil ronsen, terdapat peluru yang masih bersarang di rahang bawah bagian kanan korban, setelah peluru menembus pipi bagian kiri. Karena di RSUD Dompu tidak ada dokter bedah, maka korban terpaksa dirujuk ke Mataram. "Korban harus dirujuk ke Mataram". Ujar salah satu perawat jaga.

Sebagaimana diketahui, pada hari Rabu tanggal 15 Juli 2015, sekitar pukul 18.30 Wita, terjadi bentrok antara Dusun Jati Mengi dengan Dusun Jati Baru, sama-sama di Desa Tekasire, Kecamatan Manggelewa. Berdasarkan informasi di Kepolisian, perang terjadi diduga karena dendam lama, pasalnya pernah ada kejadian sebelumnya diantara kedua Dusun. Oleh karenanya, akar permasalahan pemicu meletusnya perang sedang didalami.

Tidak lama bentrok berkecamuk sampai jatuhnya korban, aparat langsung mengambil langkah pengamanan, dan keesokan harinya Polres Dompu menginisiasi dan memfasilitasi mediasi di Kantor Polsek Manggelewa. Hal tersebut dilakukan untuk mengakhiri perang yang terjadi, sekaligus membuat kesepakatan damai diantara dua Dusun. Hadir dalam mediasi diantaranya tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda kedua belah pihak.

Guna menghindari meledaknya perang jilid dua, selanjutnya sekitar pukul 14.40 Wita, Kapolres Dompu bersama aparat gabungan dari Polres gabungan TNI/Polri melakukan sweeping terhadap Senjata Api rakitan di rumah-rumah warga. Dalam sweeping tersebut, tim dibagi menjadi dua, satu tim melakukan sweeping di Dusun Jati Baru dan tim lainnya sweeping di Dusun Jatimengi.

 

Baca Juga :


Dari sweeping yang dilakukan, aparat berhasil menyita 4 Tombak, 3 Parang, dan 5 pucuk Senjata rakitan kelereng di Dusun Jatibaru. Sementara di Dusun Jatimengi,  aparat berhasil menyita 5 butir peluru jenis SS1, 5 Senjata Api rakitan laras panjang, 1 pucuk Senjata Api laras pendek, 6 Parang, dan 3 Tombak, serta minuman keras 4 botol.

Beberapa senjata api, senjata rakitan, dan amunisi yang berhasil disita aparat kesemuanya tidak ditemukan didalam rumah warga, melainkan aparat gabungan menemukannya di Kebun dan halaman rumah warga, dimana warga tidak menyimpannya. Usai sweeping, situasi terlihat aman dan lancar. Warga lainnya bisa beraktifitas kembali, dimana situasi keamanan terpantau kondusif. () -01



 
KM. Potu (KMP)

KM. Potu (KMP)

Lahir dan besar di Potu, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Senang menulis apapun secara bebas. Email : miftahulyani@gmail.com. Hp. 087866921180. Terinspirasi oleh KM. Bali 1.

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan