logoblog

Cari

Upaya Mengembangkan Ekonomi Kreatif Warga

Upaya Mengembangkan Ekonomi Kreatif Warga

Sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk membina dan memberdayakan TKI dan keluarga TKI, maka pada bulan ini pemerintah melalui Balai Pelayanan Penempatan

Peristiwa

KM Kaula
Oleh KM Kaula
27 September, 2015 05:17:15
Peristiwa
Komentar: 2
Dibaca: 10638 Kali

Sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk membina dan memberdayakan TKI dan keluarga TKI, maka pada bulan ini pemerintah melalui Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia yang disingkat BP3TKI Provinsi Nusa Tenggara barat melakukan pemberdayaan dalam bentuk pelatihan kepada Para TKI Bermasalah yang disingkat TKI-B, TKI Purna dan keluarga TKI disemua Kabupaten Kota Se-Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Pelatihan yang diberikan adalah tergantung usulan dari masing-masing Kabupaten Kota yang tentunya setelah disesuaikan dengan Potensi local yang dimiliki oleh masing-masing wilayah, seperti dua tempat kegiatan di Lombok tengah yaitu Desa Masmas dan Selebung. Dimana keduanya mengusulkan kegiatan pelatihan yang telah disesuaikan dengan potensi yang dimiliki.

Karena kawasan Utara yang dikenal dengan zona Aik Meneng yang tediri dari 4 kecamatan yaitu Kopang, Batukliang, Batukliang Utara dan Pringgerate sangat kaya dengan potensi Alam terutama nangka dan Bambu, maka kedua desa tersebut mengambil salah satunya. Desa Selebung mengambil pelatihan pembuatan kerepek nangka dan Masmas mengambil pelatihan membuat anyaman bambo.

Untuk pelatihan pembuatan kerepek nangka dibutuhkan mesin vacum frying yang cukup besar yang tentu harganya cukup mahal, tapi berkat kerja sama yang baik dengan Diskoperindag kabupaten Lombok Tengah, hal itu tidak jadi soal karena diskoperindag langsung memberikan uda vacum frying dengan kafasitas yang cukup besar. Hal ini merupakan salah satu bentuk resphonship dari diskoperindag Lombok tengah.

“Kalau saja semua SKPD di semua Kabupaten responship seperti ini, sehingga semua program yang datang dari Provinsi bisa sharing dengan Kabupaten, maka saya yakin kita akan maju dengan sangat cepat”, demikian dikatakan oleh M. Saleh ketua API BUMI yang merupakan singkatan dari Advokasi Pembela Buruh Migran Indonesia yang selama ini memdiasi antara warga dan BP3TKI, hingga terlaksananya kegiatan dimaksud.

Semua peserta di kedua tempat pelatihan sangat antusias. para TKI dan Keluarga TKI di selebung bertekad akan membangun usaha kerepek nangka pada pasca pelatihan. Mereka nyaris tidak percaya kalau itu adalah hasil kerja mereka setelah mereka mencicipi kerepek yang mereka buat sangat renyah dan dikemas dengan bagus, karena pelatihan itu juga dilanjutkan dengan pelatihan pengemasan. Begitu juga dengan para peserta pelatihan bamboo dan ketak yang dimasmas, mereka langsung membangun kesepakatan dengan professional bisnis yang jadi nara sumber pada salah satu session di situ untuk mengambil atau membeli hasil produk yang dihasilkan oleh peserta berapapun banyaknya dan kapanpun dengan harga yang sangat menguntungkan bagi penganyam. Begitu juga dengan lembaga pemberi modal yang dalam hal ini diwakili oleh ketua UPK Batukliang Utara Sigit Arianto yang selama ini memang konsen menyalurkan dana simpan Pinjam Khusus untuk kaum prempuan yang disingkat dalam program SPP.

 

Baca Juga :


Dana SPP yang dikelola oleh lembaga ini hingga sekarang sudah lebih dari 4 milyar, sementara prosedur peminjaman sangat gampang, warga tidak memerlukan agunan, cukup dengan KTP saja. Ditambahlagi bahwa warga yang menjadi nasabah dari program SPP ini terus dibina, tidak Cuma dalam hal pengelolaan keuangan tapi juga dalam hal membantu kelancaran usaha kelompok.

Out put yang diharapkan pasca pelatihan ini adalah bahwa para TKI dan keluarga TKI, akan bisa memiliki usaha dan pekerjaan yang selama ini menjadi alasan utama mereka keluar negeri, sehingga mereka bisa menafkahi keluarga mereka dengan tetap berada di tempat kelahiran mereka sehingga pada muara terakhirnya bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga tanpa harus mengadu nasib keluar negeri.

Demikian mulianya tujuan kegiatan ini, maka sangat penting bagi semua pihak untuk turut mengambil bagian dalam kegiatan dimaksud terutama sekali pemerintah setempat baik pada saat kegiatan berlangsung maupun pasca pelatihan, sehingga apa yang diharafkan sebagai out put dari kegiatan ini bisa terwujud. [] - 05



 
KM Kaula

KM Kaula

Habiburrahman, Koordinator Kampung Media Kaula E-mail habib_kemus@yahoo.com, Alamat Desa Mas-mas Kec. Batukliang Utara Kab. Lombok Tengah. FB. habib kemus.

Artikel Terkait

2 KOMENTAR

  1. KM. Sukamulia

    KM. Sukamulia

    27 September, 2015

    Kegiatan yang sangat menarik, dan semoga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan benar. Salam dari Kampung.


    1. KM Kaula

      KM Kaula

      28 September, 2015

      Aamiin, moga semua warga kampung Media NTB Sukses selalu.


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan