logoblog

Cari

Tutup Iklan

Mengenal Makna Barodak Lebih Dekat

Mengenal Makna Barodak Lebih Dekat

Rengganis (KM)_Sepasang kekasih yang memadu janji untuk hidup bersama dalam mengakhiri masa lajangnya antara putrid Sumbawa yang tinggal di Mavilla Rengganis

Peristiwa

KM. RENGGANIS
Oleh KM. RENGGANIS
15 November, 2015 21:14:57
Peristiwa
Komentar: 0
Dibaca: 34055 Kali

Rengganis (KM)_Sepasang kekasih yang memadu janji untuk hidup bersama dalam mengakhiri masa lajangnya antara putrid Sumbawa yang tinggal di Mavilla Rengganis dengan seorang Polisi yang tinggal di Sulawesi tidak menyurutkan niat dari pengantin lelakinya untuk datang menjemput kekasihnya di Mavilla Rengganis Bajur Labuapi dengan menerjang debu pulkaniknya Gunung Baru Jari yang merupakan anak dari Gunung Rinjani Lombok. Pertemuan sepasang kekasih ini dibalut dengan sebuah acara Barodak Rapabcar yang biasa dilakukan di tanah Samawa yang merupakan adat luluran yang merupakan salah satu rangkaian upacara adat perkawinan tau samawa yang merupakan warisan nenek moyang yang dipelihara dan dilestarikan serta dijunjung tinggi karena mengandung makna filosofis sesuai dengan ajaran Agama Islam, dan Barodak Rapancar ini tidak semestinya dilakukan hanya di Tanah Samawa, dimanapun dapat dilakukan, dimana Barodak Rapancar ini bertujuan memohon keselamatan dunia akherat serta pensucian lahir dan bathin pengantin, semoga nantinya dalam melayari bahtera rumah tangganya selalu disinari cahaya keimanan, cinta dan kasih saying yang diridhoi oleh Allah SWT. Adapun piranti Barodak Rapancar terdiridari, (1)_Godong Poto/Daun Pucuk yang bermakna Insya Allah member kesuburan dalam memperoleh keturunan, (2)_Cucubana/Nasi Warna Warni melambangkan rumah tangga yang aman tenteram walaupun ada perbedaan pendapat, (3)_Dila Malam atau Lilin bermakna Insya Allah dalam rumah tangganya kelak mendapat Nur Ilahi, (4)_Awi Lompo/Kain Putih bermakna kesucian jiwa pengantin, (5)_Odak/Lulur bermakna kebersihan lahir dan bathin dan yang ke (6)_ adalah Pancar/Inai melambangkan keberanian yang senantiasa melahirkan kebenaran dan keteguhan hati. Barodak selain bertujuan membersihkan dan memutihkan kedua pengantin juga memiliki makna agar keduanya terhindar dari rasa iri dan dengki serta memiliki keikhlasan dalam kehidupan berma- syarakat, sedangkan Rapancar tersimbul makna yang dalam bahwa tiap pasangan penganin hendaklah memiliki semangat berkorban dan berjuang dalam memakmurkan hidup dan kehidupannya, jangankan keringat, darahpun harus rela dikucurkan demi kehidupan yang mulia sebagaimana yang disyaratkan oleh pancar yang diletakkan ditelapak tangan. Adapun seluruh perlengkapan dan piranti dalam acara Barodak Rapancar ini mengisyaratkan makna adanya keseimbangan kehidupan dunia dan akherat sabalong samalewa, demikian uraian singkat mengenai Barodak Rapancar, dimana kegiatan ini diserahkan dan dikerjakan oleh seorang yang bernama Ina Odak. [] - 05

 

Baca Juga :




 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan