logoblog

Cari

Politeknik Pariwisata Kunjungi Balae Pusaka Sebaya Tanta

Politeknik Pariwisata Kunjungi Balae Pusaka Sebaya Tanta

KM. Sukamulia – Bale Pusaka Sebaya Tanta Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan merupakan tempat pembelajaran tradisi adat dan budaya masyarakat Adat

Peristiwa

KM. Sukamulia
Oleh KM. Sukamulia
11 November, 2017 13:50:23
Peristiwa
Komentar: 0
Dibaca: 7150 Kali

KM. Sukamulia – Bale Pusaka Sebaya Tanta Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan merupakan tempat pembelajaran tradisi adat dan budaya masyarakat Adat Bayan Kabupaten Lombok Utara. Di tempat inilah para pengelola dan pemerhati budaya lokal Bayan sering melakukan pertemuan guna membicarakan berbagai program pengembangan pariwisata dan pelestarian budaya Bayan. Di tempat ini pula para pemuda dan tokoh-tokoh adat Bayan sering menjamu tamu yang melakukan penelitian budaya dan pariwisata di sekitaran wilayah Desa Karang Bajo dan Bayan. Kali ini, Sebaya Tanta dikunjungi oleh Mahasiswa Politeknik Pariwisata Negeri Lombok. Selama bulan Oktober dan November 2017, Mahasiswa Politeknik Negeri Lombok sudah melakukan dua kali kunjungan.

Pengurus Program Studi D-IV Pengaturan Perjalanan Praktik Kerja Lapangan Politeknik Pariwisata Negeri Lombok membawa mahasiswanya berkunjung ke Balai Pusaka Sebaya Tanta Desa Karang Bajo dengan  tujuan untuk melakukan observasi dan menggali informasi tentang kehidupan masyarakat adat bayan dan pengelolaan tradisi adat tersebut dalam konteks pariwisata. Kunjungan pertama dilakukan pada hari Senin tanggal 30 Oktober 2017. Kunjungan itu diikuti oleh 40 orang Mahasiswa Politeknik Pariwisata Negeri Lombok dan kunjungan kedua dilakukan pada hari Senin tanggal 06 Oktober 2017 yang diikuti oleh 80 orang Mahasiswa Politeknik Pariwisata Negeri Lombok.

Kegiatan ini di fokuskan di Bale Pusaka Sebaya Tanta. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Pemerintah Desa Karang Bajo  beserta para Pengelola Pariwisata Adat dan Budaya Bayan. Sebelum mereka melakukan observasi langsung ke objek Kampung Tradisional Karang Bajo dan Masjid Kuno Bayan, terlebih dahulu mereka diberikan informasi mengenai gambaran umum Desa Wisata Karang Bajo dan Bayan beserta tatanan kehidupan sosial budaya masyarakatnya. Setelah dijelaskan semuanya, Mahasiswa Politeknik Pariwisata Negeri Lombok berdialog dengan tokoh-tokoh adat Desa Karang Bajo dan Bayan yang hadir di tempat itu. Di dalam dialog itu, mereka menggali informasi mengenai mengenai seluk beluk masyarakat Adat Bayan yang mencakup tentang hubungan sosial, pelestrian alam, ritual adat, lembaga dan pranata adat Bayan serta awik-awik (aturan lokal pada masyarakat Bayan).

Setelah selesai berdialog, empat orang guide lokal (Mahniwati, Setiadi, Amaq Riko dan Darmadi) membawa Mahasiswa Politeknik Pariwisata Negeri Lombok itu melakukan observasi langsung dengan mengunjungi Kampung Adat Karang Bajo dan Masjid Kuno Bayan. Sebelum mereka berangkat, semua mahasiswa yang hendak melakukan observasi diminta untuk menggunakan pakaian Adat Bayan yang telah disiapkan oleh masyarakat Desa Karang Bajo beserta para pengelola Pusaka Sebaya Tanta.

Dengan menggunakan Pakaian Adat Bayan, Mahasiswa Politeknik Pariwisata Negeri Lombok itu berkeliling di Kampung Adat Karang Bajo dan langsung bertemu dengan pranata adat Kampung Adat tersebut. Di bawah bimbingan empat orang tour guide lokal itu, mereka berkeliling guna mengumpulkan informasi mengenai aset pariwisata budaya masyarakat Adat Karang Bajo dan Bayan. Empat orang tour guide lokal itu juga memberikan mereka mengenai masing-masing objek yang mereka kunjungi sehingga mereka bisa mendapatkan informasi yang detail mengenai seluk beluk objek yang mereka kunjungi. Bahkan, mereka langsung bertemu dengan pranata adat yang masih menjabat yang salah satunya adalah Amaq Lokak Gantungan Rombong. Kegiatan serupa dilaksanakan pada kunjungan satu dan dua Politeknik Pariwisata Negeri Lombok tersebut.

 

Baca Juga :


Setelah keliling kampung dan mengunjungi Masjid Kuno Bayan Beleq, Mahasiswa Politeknik Pariwisata Negeri Lombok itu berkumpul lagi di Balai Pusaka Sebaya Tanta. Di sana mereka menikmati sajian tarian lokal masyarakat Bayan yang disebut dengan nama Tari Gegeruk Tandak yang dimainkan oleh anak-anak muda masyarakat Adat Bayan. Selain itu, mereka dihidangkan makan siang dengan menu khas masakan tradisonal masyarakat Bayan.

Puas menikmati sajian itu, mahasiswa beserta pengelola Politeknik Pariwisata Negeri Lombok yang melakukan kunjungan lapangan itu-pun berpamitan dan kunjungan semacam itu akan mereka lakukan setiap tahun. Perlu diketahui bahwa pada tahun 2016 lalu, mahasiswa Politeknik Pariwisata Negeri Lombok juga pernah melakukan kunjungan ke Balai Pusaka Sebaya Tanta dengan tujuan yang sama pula. Kegiatan semacam ini memang perlu dilakukan oleh mahasiswa-mahasiswi yang mengambil jurusan pariwisata sebab daerah Bayan memang merupakan pusat penelitian sejarah budaya dan pariwisata alam serta pariwisata sejarah budaya. Pengurus Balai Pusaka Sebaya Tanta Desa Karang Bajo berharap, semoga kunjungan semacam ini menjadi motivasi bagi masyarakat Adat Desa Karang Bajo dan Bayan untuk terus mempelajari budaya lokal mereka dan kemudian mengembangkan serta menjaganya sebab itu adalah asset yang sangat besar nilainya, lebih-lebih pada era pengembangan Pariwisata Sejarah Budaya NTB saat ini. (Sumber Informasi: Renadi, S. Pd).

_By. Asri The Gila_



 
KM. Sukamulia

KM. Sukamulia

Nama : Asri, S. Pd TTL : Sukamulia, 02 Januari 1985 Jenis Kelamin: Laki-laki Agama : Islam Pekerjaan : Swasta Alamat, Dusun Sukamulia Desa Pohgading Timur Kec. Pringgabaya No HP : 082340048776 Aku Menulis Sebagai Bukti Bahwa Aku Pernah Ada di Dunia

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan