logoblog

Cari

Tutup Iklan

MQK Wujud Persatuan Dan Kesatuan Nkri

MQK Wujud Persatuan Dan Kesatuan Nkri

Mataram INMAS,_Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Nasruddin melepas secara resmi keberangkatan Kontingen Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Ke-VI

Peristiwa

KM. RENGGANIS
Oleh KM. RENGGANIS
30 November, 2017 10:13:19
Peristiwa
Komentar: 0
Dibaca: 12652 Kali

Mataram INMAS,_Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Nasruddin melepas secara resmi keberangkatan Kontingen Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Ke-VI Tingkat Nasional Tahun 2017 Provinsi Nusa Tenggara Barat di Aula Lantai IV Kanwil Kemenag Provinsi NTB (Kamis, 30-11-2017)

Pelepasan Kontingen dimaksudkan adalah untuk mengikuti kegiatan Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Ke-VI Tingkat Nasional Tahun 2017 yang direncanakan akan berlangsung dari tanggal 30 November sampai dengan 7 Desember 2017 di Jepara Provinsi Jawa Tengah, dengan mengangkat tema “Dari Pesantren Untuk Penguatan Karakter Dan Kepribadian Bangsa”

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Nasruddin dalam sambutan dan arahannya mengharapkan kepada seluruh peserta semoga dalam kegiatan MQK ini kontingen Provinsi Nusa Tenggara Barat dapat menjadi kontingen terbaik diantara kontingen lain dari seluruh Indonesia, “Semoga kita dapat mempersembahkan predikat terbaik dalam MQK Ke-VI Tingkat Nasional ini” harap H. Nasruddin dalam kata-kata arahannya yang langsung melepas kontingen ini secara resmi.

H. Nasruddin juga meminta kepada Panitia untuk mengambil keputusan cepat dalam hal pemberangkatan kontingen, mengingat cuaca yang kurang menguntungkan terutama dalam penerbangan menuju Jepara, “Panitia harus mengambil keputusan cepat, jangan sampai kontingen NTB tidak bias hadir dalam perhelatan event nasional ini, bila perlu pakai Bus” tegasnya.

Sebelumnya Ketua Panitia Penyelenggara H. Saiful Hamdani melaporkan bahwa peserta berjumlah 40 (empat puluh) orang yang akan mengikuti 5 (lima) bidang mata lomba, diantaranya adalah selain Ula juga dibidang Wustha, Ulya, Debat Bahasa Arab dan dalam Bidang Debat Bahasa Inggris.

 

Baca Juga :


Lebih lanjut disampaikan bahwa maksud diadakannya MQK ini adalah sebagai ajang lomba kemampuan santri pondok pesantren dalam membaca, memahami dan mengungkapkan kandungan kitab kuning secara konprehensif serta kemampuan dalam berbahasa arab dan berbahasa inggris khususnya di bidang debat Bahasa.

Sedangkan tujuan dari kegiatan MQK ini adalah untuk mendorong dan meningkatkan kemampuan santri dalam melakukan kajian dan pendalaman ilmu-ilmu Agama Islam yang bersumber dari Kitab Kuning sebagai bagian dari kaderisasi Ulama dan Tokoh Masyarakat di masa depan dan terjalinnya silaturahmi antar Pondok Pesantren seluruh Indonesia dalam rangka terwujudnya persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). LA



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan