logoblog

Cari

Tutup Iklan

Pembuatan Video Seni Musik Genggong

Pembuatan Video Seni Musik Genggong

Tanggal 24 Desember 2017 di Kampung Adat Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara dialkukan pembuatan video Genggong. Pendokumentasian seni ini di biayai

Peristiwa

Renadi
Oleh Renadi
04 Januari, 2018 22:36:29
Peristiwa
Komentar: 0
Dibaca: 1430 Kali

Tanggal 24 Desember 2017 di Kampung Adat Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara dialkukan pembuatan video Genggong. Pendokumentasian seni ini di biayai oleh Solidaritas Masyarakat Untuk Transparansi Nusa Tenggara Barat (Somasi NTB) melalui Program Peduli yang sedang dilaksanakan di 4 Desa yang ada di Kecamatan Bayan, yaitu Desa Anyar, Desa Karang Bajo, Desa Bayan, dan Desa Loloan.

Genggong  merupakan salah satu jenis seni music yang ada di Masyarakat Adat Bayan, dimainkan biasa pada saat terjadi gerhana matahari atau gerhana bulan dan juga pada saat ada waktu kosong sebagai hiburan. Genggong dimainkan oleh 2 orang yang selalu saling mengikuti dengan nada-nada yang khas.

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh pemain genggong pada waktu kita mau melaksanakan dokumentasi, jenis nada genggong itu sebenarnya ada sekitar 10 atau lebih, tetapi yang diketahui oleh 2 pemain tersebut ada 8 jenis nada genggong, yaitu To Angge, Nurata, To Gembo, Kedendeng, Jinang, Keto Tindoq Ngaro Epe, Bebet Kuning, dan Sintongan Buangkaq. Setiap jenis nada memiliki sejarah dan cerita, tetapi pada waktu itu kami belum sempet menggali informasi terkait dengan hal tersebut, mudahan kedepan diantara kita bisa mendalami dari seala yang ada di seni music genggong ini.

Genggong terbuat dari daun pelapah pohon aren, yang dibuat sedemikian rupa sehingga mampu menggeluarkan suara yang khas. Proses pembuatannya memang sangat sederhana, tetapi membutuhkan ketelitian, karena bentuk lubangnya yang begitu sempit, serta harus membuat bagian tengah yang lentur dan juga mampu menciptakan suara.

Cara untuk memainkan alat music dari daun aren ini adalah dengan menggunakan napas, dan pada bagian samping kanannya terdapat tali dengan pegangan diujung talinya. Napas yang dikeluarkan harus seirama dengan gerakan tangan, begitu juga sebaliknya.

 

Baca Juga :


Jenis seni music tradisonal Bayan ini sekarang tidak banyak yang mampu memainkannya, karena tidak tempat untuk mempelajari itu. Bahkan dalam perkiraan, ada sekitar 80 % anak muda bayan yang tidak mengetahui tentang jenis music ini, hal ini kami temukan saat pementasan genggong pada saat pestival budaya tahun lalu dikala program peduli tahap pertama. Banyak para kalangan muda yang menanyakan tentang jenis music apa yang ditampilkan……….? Padahal dalam Masyarakat Adat Bayan, genggong merupakan salah satu jenis seni yang sangat diminati oleh para wisatawan yang ada di daerah Senaru (Jalur Treking Taman Nasional Gunung Rinjani), dan ada juga dari tamu tersebut yang meminta genggong ditampilkan.

Melihat kondisi yang ada, sehingga kami bersama para tokoh dan juga pihak program mendokumentasikan video genggong yang akan dikemas dalam dua konsep, yaitu pariwisata dan pendidikan. Video yang akan dihasilkan ini di publikasi ke yutub dengan konsep pariwisata, serta videonya juga akan digunakan untuk media belajar di Sekolah Adat Bayan. []



 
Renadi

Renadi

Pengelola Pendidikan Masyarakat Adat dan Pariwisata Budaya Bayan

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan