logoblog

Cari

Tutup Iklan

Optimisme, Jawaban Atas Tantangan Umat Saat Ini

Optimisme, Jawaban Atas Tantangan Umat Saat Ini

Gubernur NTB, Dr. TGH. M.Zainul Majdi atau yang lebih dikenal dengan Tuan Guru Bajang (TGB) menegaskan bahwa sikap optimisme, yakni memiliki

Peristiwa

Kampung Media
Oleh Kampung Media
13 Januari, 2018 18:44:32
Peristiwa
Komentar: 0
Dibaca: 4669 Kali

Gubernur NTB, Dr. TGH. M.Zainul Majdi atau yang lebih dikenal dengan Tuan Guru Bajang (TGB) menegaskan bahwa sikap optimisme, yakni memiliki gambaran yang nyata menata hidup dan menatap masa depan, tidak hanya di dunia, namun juga hidup setelah kematian harus terus dibangun untuk menjawab tantangan umat saat ini. Optimisme itu menurut TGB merupakan Pencarian kemana sesungguhnya hidup ini  akan berakhir atau ila aina. Yaitu berusaha bergerak untuk membuka dimensi baru, penemuan baru, agar kita tau kemana kehidupan ini berujung. 

Tuan Guru Bajang Menegaskan hal tersebut saat Tabligh Akbar dengan tema Membangun Optimisme Umat di Tahun 2018, di Masjid Bayt, Pusat Studi Al-Qur'an, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Sabtu (13/01/2018). Pada kegiatan yang digagas Organisasi Internasional Alumni AL-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia dan Pusat Studi Al-Qur'an (PSQ), TGB yang sekaligus Ketua OIAA Cabang Indonedia tersebut menguraikan bahwa optimisme itu dapat diwujudkan dalam bentuk komitmen yang kuat disertai keyakinan yang kokoh dan penuh pengorbanan untuk meraih keridhaan Allah SWT. Selain itu, optimisme itu menurut Gubernur dua periode tersebut harus berwujud pada samangat untuk menjadi diri kita lebih baik. Yang kemudian diteruskan dengan gerakan gerakan nyata untuk melakukan yang terbaik bagi kehidupan umat. 

Di hadapan Prof. Dr. H. Quraish Shihab, puluhan Alumni Al Azhar dan ratusan jama'ah yang hadir, Gubernur ahli tafsir tersebut menilai bahwa optimisme umat, dengan segala bantuk perwujudan tersebut perlu dilakukan, mengingat tantang umat saat ini semakin besar dan berat.

Diantaranya adalah adanya kelompok-kelompok yang tumbuh berselimutkan Agama atau atas anama agama Islam, dengan melakukan gerakan gerakan yang menghancurkan Islam. Tantangan lainnya adalah tantangan Islamphobia, yakni sikap dan perilaku bahkan perkataan yang mengindikasikan sikap  membenci  Islam. inidi dimana mana. Maka untuk Menghadapi itu adalah kita berikan daya tolak melalui pendidikan dan pencerahan. Dan itu harus dilakukan secara terus menerus, tegas TGB. 

Kemudian tantangan yang terakhir, adalah cara kita membahasakan Islam kepada orang di sekitar kita, ternyata bukanlah metode yang menyatukan, justru metode yang memecah, menciptakan konflik dan memperbesar perbedaan. Maka kita harus instrospeksi. Kita mencontoh akhlak Islam keseharian, memproduksi wacana Islam dengan karakteristik yang baik, menjinakkan, memperkecil perbedaan.

 

Baca Juga :


Sebelumnya, pengasuh Ponpes Bayt Al-Qur'an, Dr. H. Muhammad Arifin, MA.  Menjelaskan bahwa ide awal acara tersebut muncul dari alumni di seluruh wilayah Indonesia, sebagai ajang untuk mempertemukan tokoh tokoh nasional, dari Alumni Al Azhar. Sehingga, pihaknya mengatur jadwal untuk menghadirkan tokoh tersebut, termasuk ust. Abdul Somad. Karenanya, Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh alumni Al azhar dan masyarakat yang hadir pada kegiatan tersebut.

Acara dilanjutkan dengan sejumlah penyampaian dari beberapa almuni Al Azhar, salah satunya Penulis Novel Ayat-Ayat Cinta Habiburrahman El-Shirazy. ()



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan