logoblog

Cari

Tutup Iklan

Dompu Menangis

Dompu Menangis

“Dompu menangis” kira-kia itulah kata atau kalimat yang beredar di media sosial, baik itu facebook, whatsApp dan lain sebagainya. Kenapa tidak?

Peristiwa

KM SANGAJI MBOJO
Oleh KM SANGAJI MBOJO
06 Maret, 2018 12:50:39
Peristiwa
Komentar: 0
Dibaca: 3842 Kali

“Dompu menangis” kira-kia itulah kata atau kalimat yang beredar di media sosial, baik itu facebook, whatsApp dan lain sebagainya. Kenapa tidak? Kata-kata itu disebar begitu cepat. Semua group whatsApp hampir sebagiannya dipenuhi oleh berita banjir bandang  di kabupaten Dompu.

Menurut informasi, bahwa banjir tersebut terjadi sekitar pukul 16.45 Wita pada hari Senin, 05 Maret 2018. Banjir tersebut diakibatkan oleh besarnya curah hujan di bagian utara wilayah kecamatan Dompu kabupaten Dompu. Hujan  Mulai turun sekitar pukul 14.40 wita hingga pukul 16.20 wita.

Menurut informasi dari Koordinator Kokam dan Sar Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Dompu, Israyadin, bahwa banjir tersebut bersumber dari dua titik, yakni kiriman dari sungai Ranggo kecamatan Pajo dan sungai Mangge Na’e kecataman Dompu.

“Kedua titik banjir itu berkumpul di sungai Rabalaju,” ungkapnya saat di konfirmasi

Wilayah yang terendam banjir adalah wilayah kecamatan Dompu dan kecamatan Woja. Di kedua wilayah tersebut, kecamatan Dompu merupakan wilayah terparah terendam banjir. Di kecamatan Dompu, terdapat 570 unit rumah tersendam banjir, masing-masing di kelurahan Potu sekitar 500 unit rumah, Desa Kareke sekitar 50 unit rumah, dan kelurahan Karijawa sekitar 20  unit rumah.

Sedangkan di kecamatan Woja, sebanyak 550 unit rumah terendam banjir, masing-masing dikelurahan Kandai II sebanyat 300 unit rumah, Kelurahan Simpasai sebanyak 150 unit rumah, dan Wawonduru sebanyak 100 unit rumah.

 

Baca Juga :


Hingga hari ini (07.00 wita) banjir masing tergenang di Kelurahan Potu lingkungan Soriwono dan lingkungan Rasa Bou (Magenda).

“Banjir hingga tadi jam 07.00 Wita masih tergenang di dua lingkungan di kelurahan Potu, yakni lingkungan Soriwono dan Rasa Bou (Magenda),” jelasnya

Kebutuhan yang mendesak dibutuhkan oleh warga saat ini adalah makanan siap saji, alat kebersihan, air bersih dan kebutuhan-kebutuhan lainnya.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan