logoblog

Cari

Tutup Iklan

Jelang Nyepi Penyebrangan Lembar-padang Bai Ditutup

Jelang Nyepi Penyebrangan Lembar-padang Bai Ditutup

Menjelang perayaan Hari Nyepi Tahun Saka 1940, bebrapa waktu lalu penyeberangan Pelabuhan Lembar-Padangbai akan dilakukan penutupan sementara. Hal ini  berdasarkan surat

Peristiwa

KM Rinjani Lombok
Oleh KM Rinjani Lombok
20 Maret, 2018 14:37:35
Peristiwa
Komentar: 0
Dibaca: 5185 Kali

Menjelang perayaan Hari Nyepi Tahun Saka 1940, bebrapa waktu lalu penyeberangan Pelabuhan Lembar-Padangbai akan dilakukan penutupan sementara. Hal ini  berdasarkan surat edaran Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XII- Provinsi Bali dan NTB, nomor Hk.209/p/2/BPTD-XII/2018.

Isi surat edaran tersebut pada hari Sabtu (17/3) mulai pukul 06.00 wita sampai Minggu (18/3) pukul 06.00 wita, kapal penyeberangan dari Pelabuhan Lembar maupun Padangbai tidak beroprasi.

Dimana untuk jadwal penyebrangan kapal terakhir pada 16 maret dari Pelabuhan Lembar pukul 19.30 wita. Sedangkan kapal terakhir dari pelabuhan Padangbai pada tanggal 17 maret, pada pukul 09.00 wita.

Pantauan KIM Gerbang, belum ada terjadi lonjakan penumpang yang cukup siknifikan, kemarin. Rata-rata penumpang kapal yang datang dari Padangbai-Lembar masih didominasi oleh warga Lombok yang datang dari bali untuk berlibur.

“Kita pulang karena di bali sedang nyepi, disana (Bali) saya kerja sebagai pedangan. Sudah biasa kita mudik setiap tahun pas nyepi,” ujar Sanimu warga Lombok Tengah (Loteng) ini saat ditemui di Pelabuhan Lembar.

Sementara itu Pihak PT ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Cabang Lembar, memprediksi jelang penutupan tersebut akan ada peningkatan penumpang sekitar 10 persen dari hari biasanya. Namun lantaran perayaan nyepi sudah menjadi tradisi tiap tahunnya, kondisi ini sudah terbiasa dialami para penumpang maupun pihak ekspedisi.

“Prediksi peningkatan 10 persen itu mungkin beberapa yang baru nyebrang, atau mungkin yang ingin cepat-cepat nyeberang (sebelum penutupan), baik dari bali atau Padangbai,” ujar Humas PT ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan cabang Lembar, Denny N Putra yang dikomfirmasi.

Menurutnya untuk peningkatan penumpang dari Padangbai-Lembar diprediksi kemungkinan meningkat hingga 20 persen. Didominasi oleh warga Lombok yang bekerja di Bali yang tidak merayakan nyepi.

 

Baca Juga :


“Karena penutupan ini sifatnya sementara, sesuai surat edaran dari BPTD. Itu dari Lembar tanggal 16 pukul 19.30 wita sudah ditutup, dari Padangbai pukul 03.00 wita. Dan dibuka lagi dari lembar tanggal 18 pagi 03.00 wita, dari Padangbai jam 09.00 pagi,” pungkasnya.

Lantas bagaimana dengan nantinya saat pembukaan penyeberang lagi akan ada penumpukan ?. Denny mengatakan jika hal itu terjadi kemungkinan pihaknya akan memberlakukan ektra penyeberanga.

“Jika terjadi penumpukan kita akan langsung berkoordinasi dengan BPTD, kita akan berlakukan ekstra, apalagi sekarang BPTD menetapkan jadwal pola oprasi itu sebagian kapal di Padangbai sebagaian di Lembar,” tandasnya.

Sementara itu terkait pengamanan sendiri selama dipelabuhan, Kapolsek KP3 Lembar, Ipda Jasa Yulianto menyampikan dari pola operasi dan aktifitas pelabuhan, belum ada peningkat. Kendati demikan pihaknya tetap mengantisipasi kemungkinan terjadinya kerawan-kerawanan.

“Terutama pada saat nanti pembukaan operasional pelabuhan kembali, kita antisipasi kemungkinan terjadinya penumpukan, karena sekian hari tidak beroprasi, ekspedisi yang biasanya melakukan aktifitas regales akan mengoptimalkan di awal,” pungkasnya. (BudiWardi)



 
KM Rinjani Lombok

KM Rinjani Lombok

KM Rinjani Lombok diinspirasi oleh tekad bersama sesama anggota untuk membangun informasi produktif, komunikatif dan aspiratif di seputar Lobar dan gumi Lombok umumnya. Anggota: Hernawardi (Ketua), Fathurrahman, Ardipati, L. Suhaemi, Rian F, L. Budi D. Hp

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan