logoblog

Cari

Tutup Iklan

Meriah, Karnaval MNEK 2018

Meriah, Karnaval MNEK 2018

Sejak pukul 13.00, sepanjang jalan mulai dari arah Islamic Center menuju timur sudah dipadati ribuan warga. Mereka datang dari berbagai pelosok

Peristiwa

KM. Abiantubuh
Oleh KM. Abiantubuh
06 Mei, 2018 09:33:27
Peristiwa
Komentar: 0
Dibaca: 1241 Kali

Sejak pukul 13.00, sepanjang jalan mulai dari arah Islamic Center menuju timur sudah dipadati ribuan warga. Mereka datang dari berbagai pelosok pulau Lombok untuk menyaksikan pawai pembukaan MNEK (Multilateral Naval Exercise Komodo) 2018. Warga yang datang, terpusat di Islamic Center dan taman Sangkareang. Acara karnaval dibuka atau dilepas oleh Gubernur  NTB di Islamic Center. Selanjutnya peserta, bergerak menuju timur dan akan finish di Mataram Mall Cakraegara.

Pukul 16.00, pawai di lepas di Islamic Center, Pembukaan MNEK 2018 ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional khas suku sasak “Gendang Beleq” oleh Kasal dan seluruh pemimpin delegasi yang hadir dan juga Gubernur NTB. Selain itu, dilaksanakan penandatanganan Prasasti MNEK dan Prasasti Terumbu Karang oleh 36 delegasi angkatan laut perwakilan negara-negara peserta.

Turut hadir saat pembukaan MNEK 2018 para pejabat negara dan pejabat tinggi militer antara lain, Menkominfo RI Bapak Rudiantara, Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi, M.A, para pejabat tinggi di lingkungan TNI dan TNI AL, serta tamu undangan lainnya.

 

Acara karnaval sangat meriah. Warga berdiri menunggu kehadiran para peserta karnaval melewati jalan di depan mereka. Panggung kehormatan terdapat persis di gerbang utara taman Sangkareang. Di depan gerbang Hotel Santika, terdapat panggung MC, yang menjelaskan kepada penonton pawai, siapa yang ikut dalam barisan peserta pawai. Dalam iring-iringan pertama barisan partisipan dari berbagai negara lalu disusul Pasukan TNI AL. Dibelakanganya drumband IPDN, rombongan kabupaten Dompu, Lombok Tengah, Lobar, Mataram, Bima dan KLU.

 

Baca Juga :


Yang unik dari barisan peserta, Walikota Mataram H Mohan Roliskana didaulat untuk menaiki peraje besunat. Dari atas kuda praje, Walikota PLT tersebut menari ringan sambil menebar senyum dan melambaikan tangan ke arah warga masyarakat yang menonton karnaval tersebut. Karnaval berlangsung hingga sore hari.

 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan