logoblog

Cari

Tutup Iklan

Satgas PDB Intensifkan Penanganan Bencana Gempa

Satgas PDB Intensifkan Penanganan Bencana Gempa

Gempa bumi yang mengguncang Pulau Lombok khususnya dan Provinsi NTB umumnya terus menerus terjadi. Kemarin malam, Minggu (19/8) Sekitar pukul 19.56

Peristiwa

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
21 Agustus, 2018 16:17:52
Peristiwa
Komentar: 0
Dibaca: 2907 Kali

Gempa bumi yang mengguncang Pulau Lombok khususnya dan Provinsi NTB umumnya terus menerus terjadi. Kemarin malam, Minggu (19/8) Sekitar pukul 19.56 Wita gempa berkekuatan 6,9 Skala Richter kembali lagi mengguncang Provinsi NTB yang menambah kesedihan dan penderitaan masyarakat NTB.

Hingga saat ini untuk data sementara tercatat sekitar 11 orang meninggal dunia ( 4 orang di Kabupaten Lombok Timur, 1 orang Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Sumbawa 5 orang dan Kabupaten Sumbawa Barat 1 orang), 24 orang luka-luka, 152 unit rumah rusak dan 6 unit fasilitas ibadah. 

Dansatgas Penanggulangan Darurat Bencana (PDB) alam gempa Lombok NTB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., menjelaskan kejadian gempa semalam menambah korban jiwa dan ratusan rumah juga rusak termasuk kebakaran di Dusun Pulau Bungin Sumbawa diduga arus pendek listrik.

"Rasa trauma masyarakat masih ada sehingga lebih memilih untuk tidur diluar rumah atau bertenda ditempat-tempat yang dirasakan lebih aman dari bangunan ataupun pohon besar sehingga korban tidak sebanyak dari korban sebelumnya", kata Rizal.

Korban yang meniggal tersebut sambung Rizal, selain tertimpa bangunan yang roboh juga karena kaget yang menimbulkan serangan jantung akibat kerasnya guncangan gempa.

 

Baca Juga :


Terkait bantuan logistik, Rizal yang juga menjabat sebagai Danrem 162/WB menyampaikan terus berupaya untuk mendorong bantuan logistik yang sudah ada dan terkumpul ke para pengungsi melalui Kecamatan, Kepala Desa dan Kepala Dusun sesuai prosedur bahkan ada yang datang langsung ke Posko Logistik yang ada. 

Segala upaya penanganan darurat terus diintensifkan dengan mengerahkan segala kemampuan baik secara manual maupun menggunakan alat berat untuk meruntuhkan rumah-rumah yang rusak seizin pemiliknya dengan skala prioritas terutama disepanjang jalan protokol sehingga meminimalisir rasa trauma warga yang melewati jalan protokol.

Rizal juga menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan waspada, dan jangan terpancing oleh isu-isu atau berita yang menyesatkan. "Mari kita berdoa bersama agar musibah ini segera berakhir agar Lombok dan NTB mampu bangkit kembali menuju kemajuan dan kesuksesan sesuai harapan", tandasnya. (     )



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan