logoblog

Cari

Idul Adha Momentum Bangkit Dari Bencana

Idul Adha Momentum Bangkit Dari Bencana

Tanjung. KampunMedia - Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Dr. Idrus Marham mengatakan Idul Adha sebagai momentum kebangkitan masyarakat Lombok dalam rangka

Peristiwa

Suparman
Oleh Suparman
22 Agustus, 2018 20:02:41
Peristiwa
Komentar: 0
Dibaca: 4046 Kali

Tanjung. KampunMedia - Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Dr. Idrus Marham mengatakan Idul Adha sebagai momentum kebangkitan masyarakat Lombok dalam rangka untuk menyongsong masa depan yang lebih baik, yaitu dengan nilai keikhlasan untuk menyerahkan segala sesuatu kepada Allah. Sehingga baik langsung maupun tidak langsung beban hidup akan terasa lebih ringan.

“ketika bencana ini kita rasakan sendiri, kita butuh bantuan maupun pertolongan dengan cara kita mengikhlaskan dan menyerahkan kepada Allah. Maka pada saat itu, beban yang kita rasakan semakin ringan dan berkurang,” ungkap Idrus saat menyampaikan khutbah sholat Idul Adha di lapangan Super Semar Tanjung, Rabu (22/8).

Dikatakannya, bahwa Allah sebagai maha penentu dan pemegang remot kontrol terhadap kehidupan manusia, ketika kelemahan hadir dalam diri dan tidak ada yang menolong, maka tentu penderitaan dan beratnya beban semakin dirasakan.

“Allah kita letakkan dalam posisi yang membackup kita, maka akan ringan rasanya apa yang kita alami saat ini,” ajaknya kepada jamaah sholat id.

Selain keihlasan lanjut Idrus, rasa optimis agar mampu menembus segala kesulitan dari bencana yaitu dengan sabar. kesabaran merupakan daya tahan dimiliki seseorang untuk menghadapi segala tantangan sehingga dapat melahirkan kreativitas untuk menghadapi bencana.

 

Baca Juga :


“ketika kita ingin melihat seseorang maka lihat seberapa besar tantangan dihadapi dan mampu menghadapi tantangan itu. Salah satu modal yang diperlukan adalah kita harus sabar,” tuturnya bersemangat.

Ia menambahkan, kemudian nilai-nilai doa sebagai senjata bagi orang-orang mukmin “doa adalah senjata kita, ketika kita sudah mentok jangan pernah putus asa kembalikan kepada yang maha kuasa, maha menentukan segala hidup ini. Itulah kepastian dari sikap doa yang insyaAllah akan diterima. Kita tidak boleh berburuk sangka, tapi kita selalu berbaik sangka,” jelas (Man)

 



 
Suparman

Suparman

nama Suparman, biasa di panggil Man. lahir di desa O,o Kec. Dompu, Kab. Dompu pada Tanggal 12 Februari 1992. anak pertama dari enam saudara. saya lahir dari pasangan Bapak A. Talib dengan Ny. Uniriyah. No HP 085337689025

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan