logoblog

Cari

Gubernur Sidak Pasar, Pantau Harga dan Fasilitas

Gubernur Sidak Pasar, Pantau Harga dan Fasilitas

Awal tahun 2019, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan inspeksi mendadak (Sidak), Selasa (8/1) di pasar tradisional Kebun Roek Ampenan Kota

Peristiwa

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
08 Januari, 2019 22:12:28
Peristiwa
Komentar: 0
Dibaca: 3026 Kali

Awal tahun 2019, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan inspeksi mendadak (Sidak), Selasa (8/1) di pasar tradisional Kebun Roek Ampenan Kota Mataram. Ini dilakukan untuk memastikan harga bahan pokok dan lainnya terkendali.

Gubernur NTB, DR H Zulkieflimansyah didampingi Wakapolda NTB Brigjen Pol Drs Tajuddin, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB Dra. Hj. Putu Selly Andayani, M.Si dan rombongan menyisir sejumlah lapak milik pedagang.

“Saya ingin memastikan harga terkendali dan tidak menyusahkan masyarakat,” ungkap Gubernur.

Selain memonitoring harga sembako, kunjungan ini dimanfaatkan oleh Gubernur untuk mendengar keluh kesah pedagang dan pengelola pasar.

Salah satunya terkait kondisi bangunan pasar yang terlihat mulai rusak, Ini diatensi oleh Gubernur Zul untuk segera diperbaiki. “ Pasar ini aset pemerintah, beberapa fasilitas memang perlu diperbaiki. Kita akan segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat," kata Doktor Zul.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB Dra. Hj. Putu Selly Andayani, M.Si menyampaikan, Sidak ini untuk memastikan kestabilan harga di awal tahun 2019 ini.

“Tugas Pemerintah Provinsi NTB terus memantau harga sembako. Terlebih di awal tahun. Beberapa harga kebutuhan pokok terpantau masih relatif stabil,” jelas Putu Selly Andayani.

 

Baca Juga :


Informasi dari pedagang, Nur (55), warga Ampenan menjelaskan, sejumlah harga komoditi pokok masih stabil dengan pasokan yang cukup. Seperti beras misalnya, dijual dengan harga Rp 8.000 - 9.000 per kilogram. Gula pasir dijual dengan harga Rp 11.000 - 12.000 per kilogram. Sedang Bawang Putih harganya tetap stabil pada kisaran harga Rp 20.000 per kilogram.

Beberapa komoditas mengalami kenaikan sekitar Rp.2.000 sampai 3.000. Misalnya harga bawang merah di awal bulan Desember 2018 harganya Rp.30.000, di awal tahun 2019 ini harganya menjadi Rp.30.000-33.000 per kilogram.

Diakhir kunjungan silaturahmi dengan masyarakat di Pasar Kebon Roek, Gubernur Zul, menyempatkan membeli daging sapi sebanyak tiga kilogram dan ikan Tuna 54 kilogram.  Ikan Tuna dibeli Pak Gub seharga 2.2 juta rupiah.

Ramlah (50) pedagang ikan asal Sekarbela, tak menyangka dan senang. “Baru kali ini dagangan saya dibeli Gubernur yang sedang berkunjung di pasar. Harganya Rp.2.160.000, kembaliannya yang 40.000 ribu disuruh ambil pak Gubernur,” ungkap Ramlah yang telah berjualan ikan selama 30 tahun di pasar itu.

Gubernur berpesan kepada para pedagang agar tetap menjaga kebersihan dan fasilitas yang ada. “Pasar ini fasilitas yang telah dibangun pemerintah, jadi rawat dan manfaatkan dengan baik,” pesan Gubernur.  (Edy/San)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan