logoblog

Cari

Puting Beliung Porak Porandakan Huntara Di KLU

Puting Beliung Porak Porandakan Huntara Di KLU

Kampung Media KLU. Musibah bertubi – tubi terus datang menimpa warga Lombok Utara, usai di landa gempa masyarakat beramai –

Peristiwa

Nanang Abdul Hamid
Oleh Nanang Abdul Hamid
23 Januari, 2019 13:18:41
Peristiwa
Komentar: 0
Dibaca: 2465 Kali


Kampung Media KLU. Musibah bertubi – tubi terus datang menimpa warga Lombok Utara, usai di landa gempa masyarakat beramai – ramai membangun rumah hunian sementara, mereka tinggal di tenda – tenda kemudian membangun hunian sementara yang terbuat dari spandek dan seng. Saat ini, masyarakat dilanda kecemasan dengan tibanya musim penghujan, hujan deras disertai angina kencang dan kilatan petir di malam hari membuat rasa was dan takut muncul. Terbukti rabu malam ( 23/01 ) sekitar pukul 11.00 warga Dusun Karang Bedil Desa Gondang Kec.Gangga yang masih berada di hunian sementara diterjang tiupan angina puting beliung. Seluruh bangunan terbawa angina dan berjatuhan ditengah persawahan.

Terlihat atap rumah dan dinding yang terbuat dari spandek terbawa angin ketengah persawahan dan memporak – porandakan pemukiman huntara. Peristiwa ini terjadi disaat masyarakat berada bersama keluarga di dalam huntara sedang tidur terlelap karena hujan besar  dan tanpa di sadari tiba – tiba muncul angin puting beliung di tengah malam menyapu dan membawa atap rumah warga seperti yang diceritakan Pak Sakirin.

“ Tadi malam sekitar jam 11 hujannya lebat sekali serta angin kencang, saya bersama keluarga berada di dalam huntara, tiba – tiba angin puting beliung datang dan membawa terbang seluruh rumah saya dan rumah yang lain ke sawah, saya bersama keluarga berlari ke jalan dan kehujanan disana sampai subuh ‘ ungkap pak sakirin

Ketika terjadinya putting beliung, warga Huntara tidak sempat menyelamatkan barang berharga dan dibiarkan diguyur hujan, para warga tetap diam di lokasi dan kehujanan sampai menjelang pagi. Mereka kebingungan harus mengungsi kemana sedang saat terjadi angina putting beliung mereka sedang di pengungsian. Dan keesokan harinya mereka bisa mencari barang – barang berharga yang bisa dipakai kembali, kasur dan tempat tidur pun tak luput dari kerusakan.

Hal yang sama juga di alami Ibu Sarmin 55 tahun, dimana pada saat tengah malam hujan lebat dan terjadi angin puting beliung Ibu Sarmin bersama 20 orang lainnya berada dalam huntara dan tiba – tiba huntara yang mereka tempati terbang terbawa angina sejauh 15 meter menyeberangi sungai.

 

Baca Juga :


“Saya bersama dengan warga lain berada dalam huntara berjumlah 20 orang tadi malam, tiba – tiba ada angin kencang dan huntara itu terbang terbawa angin, namun kami tidak tau mengungsi kemana, sudah malam, hujan deras dan gelap lagi, terpaksa saya diam di tempat “ Ungkap Sarmin.

Atas kejadian itu beruntung tidak ada korban jiwa, namun kondisi badan yang kedinginan membuat beberapa warga merasa tidak enak badan. Mereka berharap Bupati Lombok Utara mau menengok mereka dan memberikan pelayanan kesehatan, mengingat satu malam mereka kehujanan ungkap salah seorang warga. (Nanang)

 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan