logoblog

Cari

Masyarakat NTB Matang Berdemokrasi

Masyarakat NTB Matang Berdemokrasi

Tepat pukul 07.00, TPS 04 yang terletak di Lingkungan Presak Timur, Kelurahan Pagutan, Kota Mataram dibuka. Sejak pagi beberapa warga memilih

Peristiwa

suryadi jamie
Oleh suryadi jamie
17 April, 2019 21:56:38
Peristiwa
Komentar: 0
Dibaca: 1700 Kali

Tepat pukul 07.00, TPS 04 yang terletak di Lingkungan Presak Timur, Kelurahan Pagutan, Kota Mataram dibuka. Sejak pagi beberapa warga memilih datang lebih awal agar dapat melakukan kegiatan rutin lainnya seperti biasa. Makin siang, puluhan warga nampak duduk di area tunggu yang disediakan panitia. Begitu pula sembilan TPS lain di lingkungan ini diramaikan oleh warga yang ingin menggunakan hak suaranya di TPS (Tempat Pemungutan Suara) dalam pemilihan presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten / Kota secara serentak pada hari ini, Rabu 17 April 2019.

Antusias masyarakat yang datang ke TPS 04 di halaman rumah Kepala Lingkungan Presak Timur H Ikbal Muhiddin yang juga ketua KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) mendapat kunjungan dari Walikota Mataram H Ahyar Abduh. Kunjungan ini untuk melihat langsung jalannya pemungutan suara.
“Secara umum Kamtibmas di kota Mataram baik dan terkendali. Adapun masalah di beberapa tempat sampai pagi menjelang siang ini sudah diselesaikan oleh penyelenggara (KPU Kota Mataram, Red), jelas Ahyar yang datang bersama istri didampngi Camat Kota Mataram dan Lurah Pagutan. Ia berharap situasi dapat terus kondusif dan pemungutan berjalan lancar hingga saatnya perolehan hasil nanti dari Komisi Pemilihan Umum.

Di TPS 006 Dasan Agung, Lombok Tengah, masyarakat juga berbondong-bondong menuju TPS untuk menggunakan hak pilihnya dalam memilih wakil legislatif daerah maupun Presiden dan Wakil Presiden.

Juani Muhtar, usai mencoblos mengaku merasa bingung dengan banyak pilihan pada pemilu kali ini. Tapi ia tetap menggunakan hak pilih agar tidak golput. Karena satu suara sangat menentukan masa depan Indonesia lima  tahun yang akan datang. "Yang penting saya sudah menggunakan hak pilih dengan harapan mendapatkan pemimpin yang baik untuk lima tahun kedepan,"pungkasnya.

Senada dengan yang dikatakan Martha Budiman, ia menyebut sangat antusias datang ke TPS untuk memilih dan datang pagi-pagi.
"Namun walaupun datang pagi, untuk mencoblos membutuhkan waktu cukup lama mengantri karena ada lima kotak suara yang akan dipilih oleh masyarakat,"keluhnya.
Ketua KPPS Ahmad Fatoni mengatakan dengan penuh harap pesta demokrasi kali ini bisa berjalan lancar.

"Kami selaku panitia penyelenggara memastikan pemilu serentak 2019 ini berjalan dengan aman, damai dan tidak ada kecurangan yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu,"jelasnya.

 

Baca Juga :


Tentunya selaku Ketua KPPS merasa bersyukur atas kerjasama semua panitia dan antusias masyarakat Dasan Agung yang datang ke TPS untuk memilih, hingga nanti pukul 13.00 wita akan melakukan penghitungan suara.

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah. Menggunakan jaket motor warna hitam dengan variasi coklat tiba di TPS 8 Desa Bajur sekitar jam 9 pagi. Berboncengan dengan isteri Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah. Setelah nyoblos, Doktor Zul beserta rombongan meninjau TPS 10 di Jalan H. Naim Geguntur Jempong dan TPS 24 di depan Kantor PJR Polda NTB di Jalan Majapahit Ampenan. Menurut Doktor Zul, masyarakat sudah cukup matang dalam berdemokrasi menyambut pemilihan umum ini.

"Hampir semua tempat yang kami kelilingi, kebetulan kita pakai motor jadi gampang ke kampung kampung, semuanya berjalan lancar. Memang karena histeria luar biasa di media massa jadi partisipasinya luar biasa antusiasme masyarakat", terang Doktor Zul. Menyoal proses perhitungan yang dinilai rawan, Gubernur mengatakan masyarakat kita sudah dewasa. "Memang kita kadang-kadang lebih seram membayangkan. Apa-apa bakalan susah. Tapi setelah dapat surat suaranya, ternyata gampang aja", ujar gubernur. Tentang siapa yang akan terpilih nanti, Gubernur mengatakan siapapun yang akan menjadi pemimpin Indonesia itulah keputusan yang terbaik. "Dua-duanya baik. Dua-duanya adalah yang terbaik dari Indonesia. Siapapun yang terpilih, itulah keputusan yang terbaik dan sudah ditakdirkan oleh Allah Subhanahuwata'ala", pesan Gubernur. Turut mendampingi, Danrem 162/WB Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi NTB Hj. Baiq Eva Nurcahyaningsih, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi NTB Dr. H. Ashari.

Begitu pula dengan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd beserta suami H.M. Khairul Rizal, S.T., M.Kom yang mencoblos di TPS 04, Keluarahan Rakam, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Sembari menunggu antrian, Wagub beserta suami duduk berbaur dengan warga sekitar. Usai mencoblos, Hj Rohmi menyampaikan, di dalam kotak suara kita membutuhkan waktu lama, "Jangan sampai banyak waktu yang terbuang, bagi masyarakat yang datang sebelum jam satu harus diakomodir, intinya ini hak seluruh warga kita gunakan dengan baik", ungkap Wagub. Wagub juga mengimbau, sebelum ada kepastian jangan melakukan konvoi atau selebrasi, kecuali sudah ada ketentuan misalnya (quick count), tetapi kalau berita yang tidak bisa dipertanggung jawabkan jangan dulu melakukan selebrasi. Terakhir, Wagub berharap semoga sukses sampai dengan penghitungan suara semuanya aman, sukses dan lancar. "Kita melihat masyarakat sangat tenang didalam menggunakan hak pilihnya, suasana TPS juga aman nyaman semoga semua baik-baik saja", tutupnya. Usai menyalurkan hak pilihnya Wagub melakukan peninjauan pelaksanaan pemungutan suaran di TPS 21, Jalan Pejanggik, halaman SMKN 1 Selong di Rakam, dan TPS 11, di Kantor Loka Latihan Kerja (LLK) Lombok Timur. (san – jm – humas pemprov ntb – tim media)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan