logoblog

Cari

Kodim Sumbawa Gotong Royong Bantu Petani

Kodim Sumbawa Gotong Royong Bantu Petani

Antisipasi Minimnya Debit Air dimusim Kemarau, Kodim Sumbawa Gotong Royong Bantu Petani Pasang Pipa Kampungmedia Sumbawa Besar  - Koramil 1607-02/Empang gotong

Peristiwa

Nanang Abdul Hamid
Oleh Nanang Abdul Hamid
24 April, 2019 09:38:13
Peristiwa
Komentar: 0
Dibaca: 884 Kali

Antisipasi Minimnya Debit Air dimusim Kemarau, Kodim Sumbawa Gotong Royong Bantu Petani Pasang Pipa

Kampungmedia Sumbawa Besar  - Koramil 1607-02/Empang gotong royong membantu masyarakat dan petani Desa Labangka dan Desa Suka Damai kecamatan Labangka Kabupaten Sumbawa untuk membangun jalur pipa dari Sungai Geluni ke lahan pertanian warga, (23/4).

Danramil 1607-02/Empang Kapten Inf I Wayan Suledra bersama 7 orang anggotanya bahu membahu dengan rakyat untuk memenuhi impian masyarakat yang selama ini kesulitan mengolah lahan pertaniannya apabila musim kemarau tiba.

"Kami selama ini hanya mengandalkan pertanian untuk menghidupi keluarga, kami sangat kesulitan mengolah lahan bila musim panas tiba, semoga pipanisasi ini menjadi solusi atas kendala yang setiap tahun menghantui kami ini", ujar Bapak Musinin, 50 tahun, salah seorang warga desa Sukadamai yang ikut gotong royong.

Untuk memenuhi cita-cita bersama itu, masyarakat secara swadaya dan sukarela mengumpulkan uang untuk membeli mesin sedot air dan pipa ukuran 4 inci hingga sekitar 1,3 km. Jika memungkinkan, dikemudian hari mereka akan menambah jumlah mesin untuk meningkatkan jangkauan lahan Pertanian yang akan dialiri air.

 

Baca Juga :


"Masyarakat sangat membutuhkan mesin dan saluran air ini untuk memenuhi kebutuhan air sekitar 80 Hektar lahan tadah hujan penduduk yang selama ini tidak produktif dimusim kemarau", kata Danramil menambahkan.

Terpisah, Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda S.E., M.Sc, saat diwawancarai mengatakan bahwa lahan pertanian di kabupaten Sumbawa sangatlah subur. Sayangnya, banyak lahan tersebut hanya bisa ditanami dimusim penghujan saja sementara banyak masyarakat yang sangat bergantung dari hasil bercocok tanam.

"Kami sangat menghargai upaya masyarakat yang dengan swadaya membeli mesin dan pipa. Oleh sebab itu, sebagai satuan kewilayahan kami terpanggil untuk membantu mencarikan solusi untuk mengatasi kesulitan masyarakat yang ada disekeliling kami", Pungkas Dandim Alumni Akmil 2000 tersebut menutup pembicaraannya. (N3G)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan