logoblog

Cari

Poin Penting Pertemuan Tokoh Muda di Bogor

Poin Penting Pertemuan Tokoh Muda di Bogor

Pertemuan dan silaturahmi sejumlah tokoh muda Indonesia, termasuk Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, Rabu (15/5) di Museum Balai Kirti Kota Bogor,

Peristiwa

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
16 Mei, 2019 14:59:27
Peristiwa
Komentar: 0
Dibaca: 731 Kali

Pertemuan dan silaturahmi sejumlah tokoh muda Indonesia, termasuk Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, Rabu (15/5) di Museum Balai Kirti Kota Bogor, menghasilkan sejumlah poin penting untuk mendorong kemajuan Indonesia.

Apa saja poin penting yang dibahas dan dihasilkan oleh sejumlah tokoh muda tersebut, berikut paparan Walikota Bogor Bima Arya, selaku tuang rumah dalam agenda pertemuan bersama antara para tokoh tersebut.

Menurutu Bima Arya, poin pertama adalah, semua tokoh yang hadir, dipersatukan oleh pandangan kecintaan terhadap Indonesia dan keinginan menjaga perdamaian di Indonesia. “Kita ingin membangun Indonesia dengan semangat kebersamaan  dan optimisme yang damai,” ujar Walikota Bogor ini.

Selanjutnya, poin kedua, terkait kondisi tanah air hari ini Pascapilpres 2019. Terhadap topik ini, semangat semua tokoh yang hadir sama. Menghormati seluruh mekanisme prosedural yang saat ini tengah berjalan di Pilpres 2019. Bila ada persoalan hukum, dipercayakan kepada aparat penegak hukum.

Pada poin ketiga ,  berkaitan keberlanjutan dan upaya mengembangkan semangat pertemuan ini. “Kita juga membangun gagasan ke depan, yaitu fokus kepada gagasan-gagasan kebangsaan. Fokus kepada nation building. Mengedukasi rakyat Indonesia siap berdemokrasi secara sehat,” jelasnya.

Kedepan silaturahmi harus tetap terjaga, kemudian memperluas jaringan yang telah terbangun saat ini. Pertemuan tidak hanya dibatasi saja dalam konteks politik. Tapi juga di dalam banyak hal, untuk membagikan optimisme dan harapan Indonesia yang lebih baik.

“Kami juga menyepakati selama hari-hari menjelang 22 Mei 2019, untuk mengokohkan kebersamaan, meminimalisir ruang-ruang yang memungkinkan terjadinya perpecahan. Kita menunggu dan menghormati proses yang berjalan sesuai dengan konstitusi,” ujarnya.

 

Baca Juga :


Bima Arya menegaskan pula harapan agar pertemuan ini tidak berhenti hanya sampai di kesempatan tersebut. “Ada semangat untuk terus berlanjut ke daerah. Insya Allah akan ada teman-teman yang lain yang akan bergabung, berlanjut dari forum di Bogor pada hari ini,” ujarnya.

Setelah buka tadi kita solat berjamaah, dipimpin oleh Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, yang qomat Gubernur Jawa Tengah. Suasana menjadi lebih sejuk. Kita menyepakati instiusi negara ini mengurus proses. Ada saatnya berkompetisi, ada saatnya saling mengisi. Menjaga persahabatan demi keutuhan republik Indonesia ini.

Para tokoh tersebut berasal dari latar belakang politik yang berbeda-beda, namun semua melebur dalam komitmen yang sama untuk mendorong kemajuan Indonesia. Karenanya, dalam pertemuan, topik yang dibahas pun tidak mengarah pada hal-hal yang menajamkan perbedaan.

Tokoh muda tersebut dihadiri Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid, Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute, Agus Harimurti Yudhoyono, Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Walikota Tanggerang Selatan, Airin Rachmi Diany. (Sumber Humas NTB-Edy Tim Media)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan