logoblog

Cari

Temu Usaha Agribisnis Rumput Laut

Temu Usaha Agribisnis Rumput Laut

Temu Usaha Agribisnis Rumput Laut Dinas Kelautan & Perikanan, Provinsi NTB, dan Direksi PT. Lombok Bintang Persada  Kampunmedia.com  . Salah satu

Peristiwa

Nanang Abdul Hamid
Oleh Nanang Abdul Hamid
17 Mei, 2019 14:44:56
Peristiwa
Komentar: 0
Dibaca: 1530 Kali

Temu Usaha Agribisnis Rumput Laut Dinas Kelautan & Perikanan, Provinsi NTB, dan Direksi PT. Lombok Bintang Persada 

Kampunmedia.com  .
Salah satu komoditas perikanan budidaya, subsektor budidaya laut, yang menjadi fokus pemerintah melalui Kementarian Kelautan dan Perikanan (KKP), untuk terus dikembangkan  adalah komoditi rumput laut .

Rumput laut menjadi sumber daya perairan NTB yang bernilai ekonomi tinggi . Selama lima tahun terakhir, volume produksi rumput laut di Indonesia, mengalami tren positif .

Menurut data Dirjen Perikanan Budidaya KKP , ada pertumbuhan produksi rumput laut, sekitar 11,8 %, per tahunnya . Produksi rumput laut Nasional, tercatat sebesar ,10,8 juta ton, pada tahun 2017 . Sementara, pemerintah meningkatkan produksi rumput laut, sekitar 13 juta ton basah . Rumput laut, (seaweed), adalah salah satu tumbuhan laut, yang digolongkan dalam makroalga .

Rumput laut sendiri, tidak memiliki akar, batang, dan daun . Bentuk tubuhnya yang menyerupai akar, daun, dan batangnya, dinamakan thallus.

Rumput laut, menjadi mata pencaharian  mayoritas masyarakat pesisir .
Rumput laut merah, dan rumput laut coklat, memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi, karena merupakan penghasil hidrokoloid, (agar, karagenan, alginat), yang digunakan sebagai pengental, dan pembuat gel, di berbagai industri, terutama industri pangan .

Terkait dengan potensi tersebut, Dinas perikanan dan kelautan NTB, menggelar kegiatan Temu Usaha Agribisnis Rumput Laut di Kantor Desa Labuhan Kertasari, yang diikuti oleh para pembudidaya dan pengumpul Rumput Laut di Labuhan Kertasari, Kamis, 9 Mei 2019 .

Acara tersebut, difasilitasi oleh, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat, dan Kepala Desa Labuhan Kertasari .

 

Baca Juga :


Acara tersebut, juga dihadiri oleh, Insinyur Sasi Rustandi, M.Si, selaku Kepala Bidang Perikanan Budidaya, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, dan Direksi, PT. Lombok Bintang Persada, sebagai pihak yang akan menjadi mitra usaha rumput laut, di Labuhan Kertasari, Kabupaten Sumbawa Barat .
Pada pertemuan tersebut, disepakati beberapa hal, antara lain : Semua pihak, sepakat, akan meningkatkan kualitas, dan kuantitas, produksi rumput laut, di Kertasari . Sehingga, harga akan disesuaikan, dengan kualitas rumput laut, yang dihasilkan pembudidaya . Investor, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat, serta para penyuluh perikanan Kabupaten Sumbawa Barat, akan melakukan pendampingan, dalam rangka pemberdayaan pembudidaya rumput laut .
Pihak investor, akan menginformasikan, harga rumput laut, secara tranparan dan fair, kepada pembudidaya, sesuai kualitas rumput laut .

Pertemuan tersebut, akan ditindaklanjuti, dengan kesepakatan secara tertulis . Sinergi dari semua pihak, diharapkan, akan meningkatkan kuantitas dan kualitas rumput laut, di Labuhan Kertasari .

Usai acara Temu Usaha Agribisnis rumput laut di Labuhan Kertasari Kabupaten Sumbawa Barat, kegiatan dilanjutkan dengan, verifikasi dua kelompok pembudidaya, yaitu, kelompok Bungin Mandiri, dan Kelompok Bungin Lestari, di Desa Pulau Bungin, Kabupaten Sumbawa Barat, yang didampingi oleh Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat .

Sumbawa, sebagai calon penerima paket bantuan hibah, sarana produksi, (sarprodi), budidaya laut, yang akan dialokasikan, melalui program Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pesisir, (P E M P), bidang Perikanan Budidaya NTB, tahun 2019 .

Ir. Lalu Hamdi M. Si, Kepala Dinas Kelautan, dan Perikanan, Provinsi NTB, secara terpisah mengatakan bahwa, pembinaan dan pemberdayaan pengembangan budidaya rumput laut tersebut, dilakukan dengan program padat karya.
Menurutnya, program pembinaan dengan padat karya tersebut tidak membutuhkan anggaran besar, berapapun yang tersedia bisa jalan.
"Teknologi budidaya rumput laut, sudah dipahami oleh masyarakat yang notabene setiap hari melakukan aktifitas dibidang rumput laut.
Pasarnya juga telah tersedia yang digerakkan secara 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan