logoblog

Cari

Pererat Silaturahmi, Polres Bima Buka Puasa Bersama.

Pererat Silaturahmi, Polres Bima Buka Puasa Bersama.

KM LENGGE,- Dalam rangka mempererat tali persaudaran , Polres Bima mengadakan silaturahmi yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama dengan Bupati Bima,

Peristiwa

KM LENGGE
Oleh KM LENGGE
21 Mei, 2019 01:30:09
Peristiwa
Komentar: 0
Dibaca: 561 Kali

KM LENGGE,- Dalam rangka mempererat tali persaudaran, KaPolres Bima mengadakan silaturahmi yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama dengan Bupati Bima, Wakil Bupati Bima, Unsur TNI – Polri, Ketua KPU beserta Jajaranya, Ketua Bawaslu beserta jajarannya, pimpinan Partai Politik toga, dan tokoh pemuda, tokoh masyarakat yang dilangsungkan di halaman Polres Panda Bima pada hari Senin (20/5).

Menurut Kapolres Bima AKBP Bagus Satryo Wibowo, SIK mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan peningkatan tali silaturahmi dengan dirangkaikan dengan buka puasa bersama dengan pimpinan daerah , Unsur TNI – Polri, Ketua KPU beserta Jajaranya, Ketua Bawaslu beserta jajarannya, pimpinan Partai Politik toga, dan tokoh pemuda, tokoh masyarakat sehingga kedepannya akan terjalin kebersamaan dalam rangka membangun daerah kita terutama Kamtibmas kearah yang lebih baik lagi.

Oleh karena itu peran serta pimpinan daerah, stakeholder, toga, toma, tokoh pemuda serta masyarakat membantu kepolisian pada pengamanan bersama seperti menjelang buka puasa dan stetelah taraweh hingga waktu sahur, dimana potensi kerawanan sering terjadi sehingga membutuhkan kerjasama dalam rangka mencegah terjadinya kerawanan.

“Melalui kegiatan seperti ini dalam rangka bersama – sama untuk mewujudkan keamanan di daerah, sehingga pada bulan Ramadhan ini kita dapat melaksanakan kegiatan dengan khusyu dan terhindar dari gangguan Kamtibmas.” Tegasnya

Pada kesempatan tersebut Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE menyampaikan bahwa Moment Silaturrahmi kita pada hari yang berbahagia ini, selain merekatkan ukhuwah juga merupakan media membangun koordinasi dan sinergi secara lintas instansi dalam rangka dinamisasi kehidupan masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Bima sehingga pesta demokrasi sebagai sebuah hajatan agung kebangsaan diharapkan berdampak positif pada seluruh dimensi kehidupan masyarakat. 

Sejalan dengan hal tersebut, saya mengharapkan peran aktif seluruh elemen masyarakat melalui FKUB, para alim ulama, kaum muda cerdas untuk tiada bosan memberikan edukasi; mengantisipasi berbagai dinamika yang mengarah pada disharmoni masyarakat.

Pemerintah Daerah meyakini bahwa semua pihak konsisten merujuk pada aturan normatif. Untuk itu, dibutuhkan komunikasi persuasif dan peningkatan penyadaran melalui pembinaan – pembinaan oleh Badan Kesbangpol beserta pihak terkait maupun melalui penyampaian-penyampain oleh pengurus FKUB.

 

Baca Juga :


Pada prinsipnya, Pemkab. Bima mendukung penuh setiap ikhtiar dan program yang mengarah pada edukasi politik serta peningkatan pengetahuan regulative demi menjamin terus tumbuh dan berkembangnya iklim hidup yang dilandasi dengan toleransi dan rasa saling hormat-menghormati serta kesadaran yang utuh untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

Sebagai akhir sambutan pada kesempatan ini, saya amanatkan beberapa hal penting yang sejatinya merupakan amanat bagi seluruh elemen di Kabupaten Bima, Dimana Pemerintah sungguh berharap bahwa adanya dinamika menghangatnya eskalasi informasi terkait Pemilu pada tingkat pusat, tidak meluas sampe ke Daerah kita serta berharap semua pihak terutama FKUB mengantisipasi pengaruhnya agar Bima tetap aman dan kondusif, Setiap warga masyarakat mesti tetap melakukan kebaikan dan perbaikan dengan dasar kesadaran bahwa kebaikan dan perbaikan adalah khittah hidup manusia yang memiliki kecerdasan akal pikiran dan kearifan serta keluhuran pekerti sehingga dalam setiap bentuk kreasi dan konstribusi senantiasa mengutamakan paradigma Bil Hikmah Wal Maoidatul Khasanah mengedepankan kearifan dan kasih sayang, Sebagai bentuk komitment kewaspadaan, perlu langkah - langkah pengawasan serta bimbingan kepada generasi agar terhindar dari berbagai pengaruh pergeseran ideology yang akhirnya melunturkan budaya dan nilai-nilai kearifan serta hakikat ajaran agama khususnya, sehingga dari silaturahmi yang kita laksanakan ini akan memberikan memberikan kesabaran dan semangat yang tinggi; hingga kita semua dapat terus melanjutkan dan menyukseskan tugas-tugas pengabdian.

Momentum tersebut dirangkaikan dengan bula puasa bersama dengan seluruh jajaran yang menghadiri kegiatan tersebut. (kim Wawo)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan