logoblog

Cari

NTB Siapkan 300 Race Officials dan 1000 Enterpreneur

NTB Siapkan 300 Race Officials dan 1000 Enterpreneur

Masyarakat Lokal tak boleh jadi penonton! Anak-anak muda NTB harus aktif dan berpartisipasi dalam mengisi setiap momen pembangunan di daerahnya sendiri.

Peristiwa

Suparman
Oleh Suparman
17 Juli, 2019 10:45:24
Peristiwa
Komentar: 0
Dibaca: 867 Kali

Masyarakat Lokal tak boleh jadi penonton! Anak-anak muda NTB harus aktif dan berpartisipasi dalam mengisi setiap momen pembangunan di daerahnya sendiri. "Tak boleh seperti anak ayam yang mati di lumbung padi. Miskin di tengah keberlimpahan", ungkap Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dalam berbagai kesempatan.

Saat membahas kesiapan pembangunan sirkuit untuk MotoGP 2021 dan berbagai fasilitas pendukung Resort Wisata KEK Mandalika Kuta Lombok Tengah, Senin (15/7-2019), Gubernur  yang akrab disapa Doktor Zul dan Direktur Utama ITDC, Abdulbar M. Mansoer sepakat akan melatih 300 anak muda NTB untuk menjadi Race officials MotoGP di negeri ini. Mereka akan segera di kirim berlatih di Sirkuit Sepang Malaysia dan semua biaya selama pelatihan akan ditangung oleh ITDC. 

"Kami akan prioritaskan 150 dari Lombok Tengah dan sisa 150 dari daerah NTB yang lain", ujarnya.

Pelatihan itu kata Gubernur akan dilaksanakan secara bertahap. Dan Batch 1 sudah akan dikirim ke Malaysia mulai bulan Oktober tahun ini. Sedangkan detail teknis dan pendaftarannya nanti akan disampaikan oleh ITDC, terang Gubernur Doktor Zul.

Dalam pertemuan dengan Dirut ITDC tersebut, Doktor Zul juga menegaskan kembali komitmen keberpihakannya kepada masyarakat setempat. Dalam berbagai kesempatan, putra terbaik bangsa kelahiran Sumbawa itu menegaskan bahwa masyarakat khususnya anak-anak NTB, tidak boleh menari-nari oleh genderang yang ditabuh oleh orang lain. Kita harus menari oleh genderang yang kita tabuh sendiri, tegasnya.

Demikian juga dalam proses pembangunan berbagai fasilitas ITDC dan kemanfaatan Resort Wisata berkelas dunia itu, Gubernur menekankan masyarakat lokal harus dilibatkan dan mengambil peran utama.
"Masyarakat NTB tidak boleh menjadi penonton. Akan tetapi harus aktif mengambil peran di dalam pembangunan daerahnya sendiri", ungkapnya.

MotoGP terang Gubernur adalah event besar dan akan jadi kebanggaan Indonesia. Kita ingin di event besar seperti ini anak-anak lokal harus berdaya dan terlibat!
Gubernur menegaskan jika anak-anak muda ini sudah sukses dan memiliki skill sebagai race officials maka mereka bisa berpartisipasi menjadi race officials di berbagai event MotoGP yang di selenggarakan di berbagai negara di dunia.

Kalau penyelenggaraan MotoGP 2021 sukses maka sirkuit MotoGP ini oleh Presiden sudah disiapkan untuk menjadi host Formula 1.

 

Baca Juga :


Ini bukan isapan jempol dan sebatas angan-angan belaka. Pembicaraan awal kesiapan Mandalika menjadi host Formula 1 ini, kata  Gubernur Doktor Zul sudah di lakukan oleh ITDC baru-baru ini di London dengan penyelenggara Formula 1. Dan respon Penyelenggara Formula 1 terhadap Mandalika sungguh luar biasa dan sangat antusias. Bahkan Mandalika jadi Prioritas Utama penyelenggaraan Formula 1 di masa datang, tuturnya

Pertanyaan yang menggelitik tentu muncul di benak kita, Kenapa Mandalika, MotoGP dan kemudian Formula 1?

Gubernur mengungkapkan bahwa dari NTB Pemerintah ingin menorehkan sejarah Gemilang. Setelah sukses menjadi Tuan Rumah Asian Games, kemudian menjadi Tuan Rumah Olimpiade untuk pertama kali nya ! Dan suksesnya Mandalika dengan MotoGP, kemudian Formula 1- nya adalah langkah pendahuluan untuk bidding menjadi Tuan Rumah Olimpiade.

Mandalika adalah Langkah awal yang diayunkan pemerintah Indonesia untuk melangkah ribuan miles ke depan, ujar Gubernur Doktor Zul. Dan kita bangga akan jadi bagian penting dari sejarah bangsa ini, tegasnya.
Tantangannya kemudian menurut Gubernur adalah bagaimana membuat harmonisasi antara berbagai mimpi dan event besar tadi compatible dengan positioning NTB sebagai The Best HALAL destinantion in the World.

Karenanya, anak-anak muda NTB harus disiapkan agar dapat mengambil peran utama dalam langkah-langkah sukses selajutnya. 
Wakil Gubernur Dr. Hj. Siti Rohmi Djalilah menambahkan bahwa program unggulan 1000 cendikia melalui beasiswa pendidikan bagi anak-anak muda NTB  untuk sekolah keluar negeri pada jenjang pendidikan S2 dan S3, adalah  bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menyeluruh Pemda NTB untuk mempersiapkan masyarakat dan generasi muda  agar dapat menjadi pemeran utama dalam pembangunan.

Demikian juga program 1000 entrepreneur muda, bekerja sama dengan para entrepreneur sukses, kalangan dunia usaha dan Perbank-an, kata Umi Rohmi  harus menjadi gerakan bersama untuk menyiapkan masyarakat kita. Sehingga memiliki wawasan dan etos kerja serta semangat wira usaha yang baik, pungkasnya.--- (Diskominfotik)---
 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan