logoblog

Cari

FGD Cegah Tangkal Radikalisme/Sparatisme di Kodim Lobar

FGD Cegah Tangkal Radikalisme/Sparatisme di Kodim Lobar

Komsos Cegah Tangkal Radikalisme/Sparatisme, Kodim 1606/Lobar Buka FGD Kampungmedia.com-Mataram-NKRI dengan wilayahnya yang terdiri dari gugusan kepulauan dengan dominasi perairan, membuatnya menjadi

Peristiwa

Nanang Abdul Hamid
Oleh Nanang Abdul Hamid
23 Juli, 2019 13:50:04
Peristiwa
Komentar: 0
Dibaca: 1275 Kali

Komsos Cegah Tangkal Radikalisme/Sparatisme, Kodim 1606/Lobar Buka FGD

Kampungmedia.com-Mataram-NKRI dengan wilayahnya yang terdiri dari gugusan kepulauan dengan dominasi perairan, membuatnya menjadi negara maritim. Kondisi tersebut menuntut Aparat untuk lebih ekstra dalam meningkatkan kewaspadaan dan kesiagaan dalam pengawasan wilayah teritorialnya.

Bukan hanya ancaman dari luar, namun lebih membahayakan ancaman dari dalam yang ditunggangi kepentingan pihak lain dalam bentuk profokasi yang menimbulkan kelompok kelompok sparatisme dan radikalisme.

Dalam rangka mencegah ancaman bahaya tersebut, Kpdim 1606/Lobar menggelar Pembinaan Komsos Cegah Tangkal Radikalisme/Sparatisme, yang dikemas dalam Forum Group Discussion (FGD) yang dihadiri oleh seluruh Perwiranya, Babinsa, Babinmaspol, Kemenag kabupaten/kota, Bakesbangpoldagri, Pol PP, serta seluruh unsur elemen masyarakat.

Dandim 1606/Lobar, Letkol Czi, Djoko Rahmanto, S.E., dalam inti sambutannya , menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan program baru yang diterapkan dalam rangka mewujudkan Ketahanan wilayah demi tegaknya keutuhan NKRI , yang berdasarkan pancasila dan UUD 1945.
"Masalah radikalisme,terorisme, saat ini sedang marak terjadi hingga mendunia. Pengaruh radikalisme merupakan suatu pemahaman baru yang direkayasa oleh pihak tertentu mengenai suatu hal seperti sosial dan politik menjadi semakin rumit karena berbaur dengan kepentingan dan terorisme yang cenderung melakukan tindak kekerasan .
Untuk itu pada hari ini dilaksanakan komunikasi sosial (komsos) yang digelar seperti seminar atau dialog interaktif dua arah terkait gagasan gagasan pencegahan terorisme dan radikalisme khususnya dikota Mataram", ujarnya.
Dipaparkannya juga bahwa berbagai tindakan teror yang tak jarang menelan korban jiwa. Senjata utama para pelaku dalam menyampaikan faham radikal untuk mencapai  perubahan sesuai keinginan mereka.
Dihimbaunya juga bahwa dalam tindakan pencegahan tersebut bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga tanggungjawab seluruh unsur elemen masyarakat, yang harus ikut terlibat dalam upaya tersebut, terutama para pemuda dan pelajar.

 

Baca Juga :


Dalam wawancara terpisah, Dandim mengatakan bahwa tujuan secara umum kegiatan tersebut untuk mencegah terjadinya perpecahan antar ummat beragama dan antar warga. Dikatakannya juga bahwa untuk penerapan kegiatan tersebut secara massive melalui pembinaan dan pengayoman masyarakat yang dilaksanajan secara bersama dalam sinergitas TNI, Polri dan Unsur elemen masyarakat.
Untuk para pemuda dan kaum millenial dilaksanakan dalam bentuk program Wasbang disekolah dalam Mos.

Acara tersebut dilanjutkan dengan penyampaian materi, pembinaan Wasbang, Wawasan Keagamaan, dan kewirausahaan. Materi tersebut disampaikan secara bergilir oleh Kemenag Agama Mataram, Bakesbangpoldagri Mataram, dan Pasi Intel Kodim 1606/Lobar.

Acara tersebut semakin hangat dalam dialog interaktif seputar pendalaman pemahaman radikalisme dan terorisme yang dipandu langsung Pasi Intel Kapt Inf. Wayan Sulendre, S.H., dan Pasiter Kapt. Inf. A.A. Gde Budiana, Makodim 1606/ Lobar.(N3G



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan