logoblog

Cari

Pemuda Pelopor Lotim Di Kunjungi Tim Dewan Juri Provinsi

Pemuda Pelopor Lotim Di Kunjungi Tim Dewan Juri Provinsi

KM. Pohgading Timur – Setelah pemilihan pemuda pelopor kabupaten Lombok Timur yang di selenggarakan oleh dinas pemuda olahraga kabupaten bulan april

Peristiwa

KM Pohgading Timur
Oleh KM Pohgading Timur
08 Agustus, 2019 19:59:59
Peristiwa
Komentar: 0
Dibaca: 3604 Kali

KM. Pohgading Timur – Setelah pemilihan pemuda pelopor kabupaten Lombok Timur yang di selenggarakan oleh dinas pemuda olahraga kabupaten bulan april yang lalu mendapatkan 5 pemuda pelopor yang melanjutkan ke tingkat provinsi di ajukan oleh dispora yang sebagai penyenggra pemilihan pemuda pelopor kabupaten Lombok timur.  
Senin tanggal 05 Agustus 2019 semua pemuda pelopor menjelaskan kegiatan kepeloporannyadi depan dewan juri seperti penjurian tingkat kabupaten yang lalau. Adapun kepeloporan yang dinilaian oleh dewan juri provinsi adalah kepeloporan bidang sosial budaya, bidang pengolahan sumberdaya lingkungan hidup, bidang pendidikan, bidang pangan dan bidang inovasi teknologi.
Semua bidang kepeloporan ini sangat-sangat menarik sehingga tim dewan juri sangat semnagat menilai pemuda pelopor Lombok timur karena semua persiapan sudah di lakukan dan di bombing oleh pemuda pelopor yang sudah mewakili provinsi ntb di pemilihan pemuda pelopor tingkat nasioanal dan sudah mendapakan juara pemuda pelopor tingkat nasional.
Seperti biasa tim dewan juri pemuda pelopor terdiri dari bebrapa unsur yang memang benar-benar paham terhadap kepeloporan yang akan dinilai sehingga akan mendapat hasil yang maksimal bisa mewakili provinsi nusa tenggara barat di tingkat nasional yang akan seleksi lagi oleh tim factfinding tingkat nasional. Sebelum tim factfinding turun kelapangan semua pemuda pelopor akan mengirim profil dan selayang pandang jika profil dan selayang pandang yang dikirim ke kementrian bagus panitia akan mengkomfirmasi kepada peserta bahwa tim factfinding datang melihat kegiatan kepeloporan yang di geluti, dan jika profil dan selayang pandang tidal layak walau mendapat juara 1 pemuda pelolopor provinsi maka tim factfinding tidak akan berkunjung melihat kepeloporan yang di geluti.
Kunjungan dewan juri pemuda pelopor provinsi NTB di mulau dari desa kesik kecamatan masbagik yang mengangat kebudayaan lama di desa kesik hampir mati suri artinya keberadaan kebudayaan tradisional sangat kurang diminati oleh masyarakat. Akibatnya, aktivitas berkebudayaan tradisional jarang ditemukan. Lebih-lebih pada generasi muda, justru lebih digandrungi oleh keberadaan kebudayaan modern, seperti dance, musik  modern. 
Melihat kenyataan tentang keberadaan kebudayaan tradisional yang sangat memprihatinkan dan berangkat dari sebuah keinginan yang besar untuk memperkenalkan dan melesbudayakan kembali kebudayaan tradisional, maka pada tahun 2011 setelah saya menyelesaikan kuliah, saya mulai mencoba untuk mengangkat kembali bentuk-bentuk kebudayaan tradisional. Memperkenalkan bentuk-bentuk kebudayaan tradisional kepada teman-teman remaja. Inilah kepeloporan yang di geluti dan dinilai oleh dewan juri pemuda plopor provinsi ntb kegiatan Andre Kurniawan sejak tahun 2011 sampaii saat ini sudah memperlihatkan hasil dan bisa di contoh oleh desa-desa lain di kecamatan masbagik dan sikur.
Selanjutnya tim dewan juri ke desa lendang nangka, disana tim dewan juri bertemu dengan seorang pemudi tangguh karena yaitu Reza Apriliani penerus usaha yang sudah di buat oleh bapaknya dan dikembangkan sesuai kebutuhan anak milenial sekarang. Usah yang dilakukan oleh bapaknya hanya membuat piring dari lidi saja akan tetapi sejak reaza memegang usaha yang di geluti bapaknya sudah berkembang dengan bermacam-macam kerajinan dari lidi, seperti yang di buat saat ini adalah tas dari lidi, gorden dari lidi yang di variasikan denagn motif seperti sarung tenun karena pembuatan gorden dari lidi dengan cara di tenun. Kegiatan ini sangat unik menurut dewan juri yang menggali informasi pada saat penilaian di rumah reza apliani.
Selanjutnya penilaian dilangsungkan dengan pemuda yang sangat energik dimana pemuda ini mampu membuat para pemilik homestay melek internet dan tidak perlu menunggu touris di jalan untuk menawarkan homestay yang dimili ke pada touris. Kegiatan yang dilakukan musanip ini sangat memakan waktu yang cukup lama dalam membimbing dan mengajar pengelola homestay yang ada di lingkunganya. Sampai akhirnya sekarang parapemilik homestay yang ada di desa kembang kuning santai-santai para touris berdatangan dan memboking kamar-kamar homstay. Tim juri sangat terkesima mendenagr paparan musanip pemuda pelopor bidang inovasi teknologi tentang perjalan kepeloporan yang dilakukan yang mampu mngubah pemikiran orang-orang sekitarnya menjadi yang lebih baik. 
Tim dewan juri melanjutkan perjalannanya menuju sapit yang di pandu oleh dispora Lombok timur, di desa sapit tim dewan juri bertemu dengan dua pemuda pelopor bidang pangan dan bidang pendidikan. Satu persatu mejelaskan kepeloporan yang di gelutinya dari bidang pangan yaitu dewi yuliandani pemudi asal sapit ini melestarikan tanaman sebek di jadikan pangan alternative. 
Penjelasan terakhir dari pemuda asal rempung yang membuat pendidkan non formal yang di beri nama Markonah.ID, Markonah.id merupakan taman baca dan kursus bahasa inggris yang kami buat dengan konsep kekinian dan mengikuti perkembangan zaman, kami sadar betul di eramilineal ini banyak anak anak muda dan pelajar menyukui tempat belajar dengan fasilitas yang dimana terdapat tempat tempat photo kemudian tempatnya juga asyik untuk belajar atau santai dan yang paling penting asri atau alami.
By: Badri_asa

 

Baca Juga :




 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan