logoblog

Cari

Danrem Arahkan Kapal Berlabuh Di Carik

Danrem Arahkan Kapal Berlabuh Di Carik

Lombok Utara-Fokus pada perceparan rehab rekon Di KLU yang dinilai masih tersendat, Danrem 162/WB menggelar rapat koordinasi Di posko terpadu BPBD

Peristiwa

Nanang Abdul Hamid
Oleh Nanang Abdul Hamid
11 September, 2019 21:17:54
Peristiwa
Komentar: 0
Dibaca: 1309 Kali

Lombok Utara-Fokus pada perceparan rehab rekon Di KLU yang dinilai masih tersendat, Danrem 162/WB menggelar rapat koordinasi Di posko terpadu BPBD Lombok Utara, yang didampingi Dandim 1606/Lobar Kolonel Czi, Efrijon Scroll,S.IP, Rabu 11/8. 
Rakor terpadu pertama digelar secara internal yang dihadiri oleh para fasilitator sipil dan TNI dengan mengundang seluruh Camat se KLU serta sejumlah aplikator dan suplier yang terlibat dalam pembangunan RTG Di KLU.
Dalam forum tersebut Danrem 162/WB Kolonel Czi. H.Ahmad Rizal Ramdhani, SH, M.Han., lebih menyoroti keterlambatan rehab rekon Di Lombok Utara. Danrem menegaskan bahwa diwilayah kabupaten lain dan kota Di NTB hanya Lombok Utara yang terlihat belum selesai. Menurutnya dampak gempa terbesar Di KLU dibandingkan kabupaten lain yang hanya seper seratus dari KLU cepat sekali terlihat hasilnya.
Untuk mengejar target hingga akhir Desember seluruh kekuatan yang dimiliki Korem 162/WB didorong ke Lombok Utara.
Dalam forum tersebut muncul diskusi seputar kendala yang dihadapi dalam rehab rekon terutama kelangkaan dan Lonjakan Harga Material khususnya semen yang telah mencapai Harga Rp.75000,-/Zak.
Mensiasati hal tersebut Danrem akan meminta kapal pengangkut semen Untuk tidak lagi Berlabuh Di Lembar, tetapi akan Berlabuh ddi Pelabuhan Carik KLU. Menurutnya langkah tersebut disamping mengendalikan Harga juga dapat menghemat biaya angkut yang cukup mempengaruhi Harga semen hingga ke lokasi.
Agenda tersebut dilanjutkan dengan rapat khusus yang dihadiri oleh Kalak BPBD se NTB, Direktur kebencanaan BNPB RI, seluruh jajaran Forkopimda NTB, Forkopimda Lombok Utara, Kepala BRI Cabang NTB dan elemen terkait.
Rapat Koordinasi Terpadu ke 2 tersebut masih terfokus pada percepatan rehab rekon Lombok Utara yang belum memadai.
Para Kalak BPBD masing masing kabupaten dan kota yang hadir berkesempatan menyampaikan keluh kesah seputar kendala kendala dalam.menyelesaikan pembangunan RTG.(N3G)

 

Baca Juga :




 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan