Sengketa Sapi, Diselesaikan Bersama Muspika

KM. Portal Himpas, - Sekitar 35 orang warga Desa Tolouwi, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima mendatangi Mapolsek Monta pada hari Rabu (11/05) kemarin. Kehadiran puluhan warga Desa Tolouwi ini, dalam rangka menyelesaikan sengketa pengklaiman sapi yang diakui kepemilikannya adalah tujuh orang.

Kegiatan yang difasilitasi oleh Kapolsek Monta itu, selain dihadiri oleh pihak yang bersengkata, juga dihadiri oleh perangkat Muspika Se-Kecamatan Monta, Seperti Camat Monta Drs. Ruslan H. Musa, Sekam Monta Mukhtar, SH, Danramil Monta, dan Kapolsek Monta sebagai fasilitatornya.

Pada kesempatan itu Kanit Reskrim Polsek Monta, Ipda. Mustakim, menyampaikan laporan kepada Muspika dan undangan yang hadir bahwa seminggu yang lalu Polsek Monta mendapat laporan ada 3 ekor sapi yang ditangkap oleh warga desa tolouwi, setelah itu anggota turun kelapangan untuk melihat sapi tersebut yang berada di lapangan desa tolouwi.

Kemudian pihak kepolisian melakukan lobi dengan pihak-pihak terkait termasuk kepala desa dengan maksud untuk mengamankan sapi tersebut. Pada saat itu beberapa masyarakat meminta agar sapi tidak usah dibawah dulu dan menyanggupi keamanan sapi dan tidak akan dikeluar dari desa tolouwi. Sehingga Polisi tidak ingin berkles atau berselisih paham dengan masyarakat. Kami pun masih memaklumi sehingga kita tinggalkan karena sifatnya masih belum dikatakan pidana “saya juga belum berani mengatakan pidana makanya kami belum bisa memaksakan kehendak, kalau kita memaksakan kehendak kemungkin akan terjadi perselisiahan dengan masyarakat,” katanya.

Selain itu, kemarin disambung lagi dengan adanya satu ekor sapi yang bermaslah, kami juga sudah turun dengan Kapolsek Monta dan anggota yang lain. Sehingga ada kesepakan dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Kepala Desa bagaimana caranya sapi dibawa Kepolsek dan Alhamdulillah sehingga sapi itu bisa dibawa kesini.

Karena sapi itu belum memiliki tanda-tanda makannya kita tidak berani memutuskan siapa pemiliknya untuk itu tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk mencari solusi bagaimana caranya masalah ini dapat diselesaikan sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan antara masyarakat dan sebagainya. “karena bukan hanya masalah itu saja mungkin masih banyak sapi diatas gunung yang akan dipermasalkan,” tandasnya.

Menaggapi persoalan ini, Camat Monta Drs Ruslan H. Musa meminta kepada warga agar pemasalahan ini dapat diselesaikan dengan cara musyawarah mufakat dan kekeluargaan. Namun menaggapi persoalan sapi yang masih liar di hutan dan di gunung “pemerintah kecamatan akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Peternakan Kecamatan untuk membantu menandai sapi-sapi milik warga sehingga jelas kepemilikannya,” katanya di Mapolsek Monta Rabu kemarin. [AW] - 05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru