Tabrak Deker, Tewas di Tempat

Nasib malang menimpa Muhammad Kusnandar, 23 tahun. Warga kelurahan Rabadompu Kota Bima ini tewas di tempat usai menabrak deker di Desa Penapali Kecamatan Woha, Selasa (15/7).

Kecelakaan tunggal ini terjadi sekitar pukul 04.30 Wita dini hari kemarin. Korban yang merupakan mahasiswa IKIP Mataram tersebut hendak pulang kampung dari Mataram ke Bima bersama teman perempuannya. Korban berangkat dari Mataram pada Senin petang menggunakan sepeda motor.

Menurut keterangan pihak kepolisian, kecelakaan tersebut diduga karena pengendara sedang mengantuk. Selain karena perjalanan malam, korban juga diperkirakan mengalami kecapean karena menempuh perjalanan panjang.

"Dugaan sementara, pengendara ini ngantuk dan capek. Karena menyetir sepeda motor semalaman suntuk," kata Kanit Laka Polres Bima, Aipda Sukirno, kemarin.

Dikatakannya, kecelakaan tersebut masih dalam proses penyelidikan polres setempat. Pihaknya kesulitan memperoleh keterangan saksi karena saat kejadian suasana sedang sepi. Untuk itu polisi akan memintai keterangan teman korban yang dibonceng.

"Hanya teman korban yang bisa kita mintai keterangan. Tapi untuk saat ini yang bersangkutan belum bisa dihubungi karena masih shok dan sedang dirawat di rumah sakit," ujarnya.

Sementara itu, jasad korban yang sebelumnya dilarikan ke RSUD Bima, kabarnya, langsung dimakamkan Selasa siang oleh keluarga. Sedangkan rekan korban yang dibonceng, masih dirawat intensif di RSUD Bima karena luka serius di kaki dan pundak.

Selain itu, polisi juga sudah mengamankan kendaraan korban jenis Yamaha Mio nopol EA 4437 XL di mapolres Bima (Alv) -05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru