Ibu Negara Kenakan Tenun Khas NTB

Ibu Negara Hj. Iriana Joko Widodo merasa bangga mengenakan kain tenun khas Nusa Tenggara Barat. Menurut dia, Nusa Tenggara Barat adalah salah satu provinsi di Indonesia yang mempunyai kebudayaan beragam dan sangat unik. “Juga kain tenun ini. Kain tenun Nusa Tenggara Barat ini indah lho, bu,” kata Ibu Negara saat memberikan sambutan dalam pembukaan Basar Amal Tahunan ke-47 Women’s International Club (WIC) Jakarta.

Saking bangganya,tak segan istri orang nomor satu di Indonesia ini turun ke sisi kanan podium untuk memperlihatkan kepada tamu undangan bahwa dia mengenakan kain tenun Nusa Tenggara Barat yang khas dan unik. “Ini memamerkan. Ini tadi saya dikasih,” ujar Ibu Negara dengan logat jawa medok disambut tepuk tangan riuh tamu undangan.

Disampaikan Iriana, Basar Amal ke-47 Women’s International Club (WIC) Jakarta tahun 2014 bertema kebudayaan Nusa Tenggara Barat. Tema ini lebih khusus untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan budaya Nusa Tenggara Barat, termasuk produk-produk kerajinannya.

WIC Jakarta beranggotakan para istri duta besar negara-negara sahabat dan aktivis perempuan peduli kemanusiaan dan kegiatan sosial. Selama 47 tahun WIC berdiri, telah banyak kiprah yang telah dilakukan. Diantaranya, kegiatan bakti sosial bidang pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan kesejahteraan masyarakat.

Pembukaan Bazar Amal Tahunan ke-47 Women’s International Club (WIC) Jakarta tahun 2014, dibuka secara resmi oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo, ditandai dengan pemukulan Gendang Beleq (Gendang Besar – sebuah alat kesenian tradisional Suku Sasak Lombok), bertempat di Jakarta Convention Center (JCC) Hall B, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (19/11/2014).

Sebelum pembukaan, diawali dengan persembahan tarian Sukadare yang dibawakan tujuh gadis penari dari Lombok, NTB. Tampak menyaksikan mendampingi Ibu Negara, Istri Wakil Presiden Hj. Mufidah Jusuf Kalla, Mantan Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Profesor Dr. Yohana Susana Yembise, Istri plt Gubernur DKI Jakarta Ny. Veronika Basuki Tjahya Purnama, istri Gubernur NTB selaku Ketua Dekranasda Hj. Erica Zainul Majdi dan para istri Duta Besar dari negara-negara sahabat.

Presiden WIC Diksha Lalchandani melaporkan, Bazar Amal Tahunan ke-47 WIC melibatkan peserta dari 48 negara sahabat. Masing-masing negara sahabat ini turut dalam gerai pameran produk yang diselenggarakan selama 19 – 20 November 2014. Bazar juga diramaikan oleh 217 gerai usaha. Hasil kegiatan diharapkan bisa mendorong peningkatan kesejahteraan sosial dan pendidikan. “Nantinya dana dari hasil acara ini akan disumbangkan bagi mereka yang kurang mampu,” ujarnya.

Selain itu, kata Diksha, acara ini juga untuk mempromosikan keberagaman kebudayaan Indonesia terutama NTB. Makanya, tahun ini sengaja WIC mengusung nuansa NTB atau Lombok Sumbawa, sebagai tema utamanya.

Tampak sebagai latar panggung utama, potret keindahan Gunung Rinjani dengan Segara Anaknya. Pesona air terjun, rumah tradisional Lengge khas masyarakat Bima, pengrajin tenun berhias tulisan West Nusa Tenggara – A Hidden Paradise. Disamping kanan kiri panggung utama, juga diberdirikan dua layar berukuran besar, yang terus menerus menampilkan film promosi pariwisata Nusa Tenggara Barat. Selain Ibu Negara, hampir seluruh anggota WIC yaitu para istri duta besar negara sahabat waktu itu mengenakan kain khas NTB. Termasuk, Istri Wapres Hj. Mufidah Boediono dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Profesor Dr. Yohana Susana Yembise.

Usai pembukaan, Ibu Negara Iriana Joko Widodo melanjutkan meninjau pameran didampingi Hj. Mufidah Jusuf Kalla, Megawati Soekarnoputri dan Hj. Erica Zainul Majdi. Saat tiba di gerai pameran Dekranasda NTB yang memamerkan kain tenun Nusa Tenggara Barat dengan berbagai motif dan corak, Ibu Negara berkesempatan melihat langsung teknik menenun khas Nusa Tenggara Barat yang diperagakan seorang perempuan Sasak berbusana Lambung (baju adat khas perempuan Sasak).

Melihat kecakapan pengrajin tenun dan penjelasan bagaimana proses menenun sebagai budaya masyarakat Nusa Tenggara Barat yang disampaikan Hj. Erica Zainul Majdi, Ibu Negara Hj. Iriana dan Hj. Mufidah Jusuf Kalla mengaku kagum. Sembari melihat proses menenun tersebut, Ibu Negara Hj. Iriana juga banyak bertanya tentang potensi dan kekayaan budaya NTB lainnya.

Dengan piawai, Hj. Erica Zainul Majdi menjelaskan tentang keragaman seni budaya dan potensi NTB lainnya, khususnya kerajinan. Diantaranya, corak dan motif tenun NTB yang sangat banyak. Hingga proses pembuatan Tenun NTB. Termasuk budaya menenun yang wajib dikuasai oleh para perempuan Suku Sasak.  Hj. Erica juga menyebut masyarakat NTB sangat agamis. Mayoritas penduduknya memeluk ajaran agama Islam.

“Tema WIC kali ini juga untuk menjawab keingintahuan lebih mendalam masyarakat Indonesia dan media massa tentang Nusa Tenggara Barat,” ujar Hj. Erica dalam konferensi pers sejenak sebelum The Official Opening Ceremony of The Women’s Iternational Club Jakarta 47 th Annual Charity Bazaar dimulai. [Baca berita terkait, ] - 01

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru