Gara-Gara Ternak, Anggota KM Terkapar

KM Wadupa’a:  Ternak liar menjadi ancaman serius terhadap keselamatan pengendara. Hal itu dialami Abdul Hamid, warga Desa Bajo Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima. Saat mengendarai sepeda motor Minggu lalu tiba-tiba dihadang gerombolan kambing. Akibatnya korban terjatuh dan terluka.

Hamid mengaku saat itu hendak ke pasar Sila. Namun naas, saat melintas di sekitar jembatan Rababuntu Desa Nggembe, gerombolan kambing tiba-tiba mengadang laju kendaraan hingga dia terjatuh. “Memang nggak parah-parah amat, tapi lumayan sakit lecet di bagian lutut, tangan dan pundak,” katanya.

Diceritakannya, beberapa warga yang melihat kejadian itu menolong dan mengangkatnya. Karena cidera lumayan serius terpaksa membatalkan niat belanja di Sila. “Serba salah mau rem juga pasti tetap jatuh, sehingga kambing terpaksa saya tabrak. Tapi malah saya yang terjatuh,” katanya.

Hamid berharap, Satuan Polisi Pamong Praja menyosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) tentang ternak liar. Masalahnya, umumnya ternak liar di sejumlah desa nyaman di jalan raya dan mengganggu pengendara. “Masih untung kalau lecet, masih mendingan kalau nabrak kambing. Bagaimana kalau ada kuda keliaran dan kerbau liar bisa berbahaya,” katanya. (FS) - 05

               

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru