Peringati Hari HAM dengan Aksi Teatrikal

KM Nggusuwaru - Ratusan orang dari kelompok Front Persatuan Gerakan Rakyat Untuk Indonesia yang di dalamnya tergabung SMI Cabang Bima dan WMH STIH PM Kota Bima, memperingati hari Hak Asasi Manusia (HAM) sedunia dengan cara teatrikal di perempatan Gunung Dua Kota Bima, Rabu 10 Desember 2014.

Dalam aksinya, terlihat lima orang dijadikan sebagai buruh yang ditarik-tarik menggunakan tali, sambil dianiaya oleh dua orang algojo dan di kawal oleh satu orang mahasiswa yang berperan sebagai pemimpin negeri.Kelima mahasiswa yang dijadikan buruh itu, berteriak dan menjerit kesakitan akibat tidak diperlakukan selayaknya manusia yang dilindungi oleh HAM.

Demonstrasi dengan cara Teatrikal seperti ini, menurut koordinator aksi lebih afdol dan menyentuh untuk dilakukan dibanding dengan cara mencaci maki kaum elit yang duduk di singgasana. "Selain aman bagi semua massa aksi, juga terlihat santun dimata masyarakat," ujar Sam, koordinator aksi.

Aksi menyambut hari HAM se-Dunia ini, sengaja digelar lebih awal untuk membuka mata petinggi Negara dan pemerintah yang di Daerah, agar mereka tidak melihat sebelah mata soal kondisi masyarakat. "Kami selaku generasi muda dan mahasiswa, hanya ingin membuka mata pemerintah yang seakan-akan tidak memperdulikan masyarakat secara utuh," tutur Sam.

Selain itu masyarakat jangan pernah salah paham dengan apa yang dilakukan seluruh elemen massa aksi saat ini. Semua yang dilakukan, semata-mata untuk memperjuangkan HAM masyarakat agar tidak selalu menjadi sasaran ketidak-adilan. "Perjuangan adalah fungsi kontrol kami," kata Sam. Dalam Aski teatrikal mereka juga meminta pemerintah menyelesaikan kasus-kasus HAM yang terjadi di Indonesia. (NOV) - 01

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru