Berenang Ala Anak Kampung

KM. Tantonga, - Sehat atau tidak bukan hal yang terpenting bagi para bocah yang tinggal di daerah pesisir ini, bahkan keselamatan jiwa tidak terlintas dalam benak mereka, air sungai yang selama musim kemarau kemarin dangkal dan ketika musim penghujan ini menjadi berlimpah karena banjir.

Hal ini menjadi perhatian bagi mereka untuk bermain dan mandi meskipun kondisi airnya kuning keruh akibat banjir tidak menjadi penghalang buat mereka untuk berendam dan berenang. Wajah ceria dan teriakan tawa histeris mereka menarik perhatian kami yang melintas di jembatan ujung desa Tolo uwi untuk menyaksikan dari dekat.

Senin siang belasan orang anak sedang asyik di tengah sungai ada yang kejar kejaran sambil menyelam dalam keruhnya air sungai, ada pula yang terjun bebas dari tepi jembatan penghubung jalur menuju pantai wane.

Pemandangan ini mengingatkan kita akan pentingnya pengawasan sebagai orang tua, karena tidak jarang musibah tenggelam yang menimpa bocah seusia mereka di berbagai tempat setiap musim penghujan seperti sekarang ini.

Terlebih lokasi jika pemandian atau sungai jauh dari pemukiman, akan banyak kemungkinan terjadinya kecelakaan misalnya ada diantara mereka yang tidak bisa berenang namun tergoda untuk ikut nimbrung dan beberapa kemungkinan lainnya yang membahayakan keselamatan mereka.

Misalkan Jumadin salah satu bocah yang asik sebagai penonton ketika ditanya kenapa tidak ikut bergabung, ia mengaku tidak bisa berenang tapi Nampak jelas di wajah bocah usia 6 tahun ini tergiur menyaksikan kegembiraan teman-temannya.

Jauh dari pengawasan orang tua ataupun orang dewasa adalah hal yang sangat mendebarkan menyaksikan kegembiraan anak-anak ini.[Leo] - 05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru