Jalan Gelap Dimanfaatkan Untuk Pacaran

Rengganis, Kondisi jalan yang gelap di sepanjang Jalan Lingkar Selatan sekitar dari MTsN 3 Mataram sampai Taman Wisata Taman Loang Baloq, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, dimanfaatkan remaja untuk pacaran. Indikasi tindakan asusila sangat kuat, pasalnya kebanyakan penerang jalan yang terpasang dalam keadaan mati.

 

Dalam Pantauan penulis disaat penulis akan menuju Kota Ampenan melewati Jalan Lingkar selatan disaat malam hari, ada sekitar 8-10 pasangan yang asik pacaran di pinggir jalan  tersebut. 

 

Ketika ada mobil melintas, serta merta pasangan yang sedari tadi memarkirkan kendaraan sepeda motornya di pinggir jalan berhamburan menyembunyikan diri di pohon-pohon yang ada disana. Rupanya orang yang ada didalam mobil tersebut sedang menyisiri tempat-tempat sepi yang terindikasi sebagai tempat pacaran yang aman berbuat asusila, Sri (19) salah seorang remaja yang bersembunyi dibalik pohon tersebut  mengaku sedang bersama pacarnya.

 

''Mustahil mereka hanya duduk-duduk, sebab disana tidak ada yang mengganggu. Jalan itu begitu gelap, setiap yang melintasi kebanyakan pasangan, mereka juga mencari tempat yang tidak ada orang berhenti,'' aku Satpam yang lagi bertugas di Perusahaan The Botol tersebut.

 

 

Sementara itu, menurut Anto (23) salah seorang pemuda dari Karang Panas Ampenan yang juga mengaku sering melintasi jalan tersebut mengatakan, orang pacaran paling banyak pada malam minggu, mulai dari usia SMP sampai dewasa, sedangkan hari Senin hingga Sabtu memang ada yang pacaran namun hanya sedikit, ungkapnya kepada penulis.

 

Penulis sangat berharap kepada Pemerintah Daerah agar memperbaiki penerang jalan yang mati disekitar Jalan Lingkar Selatan Tersebut, bila perlu lampu penerang jalannya ditambah lebih banyak lagi, minimal agar bias meminilisir niat remaja yang sedang pacaran untuk berbuat asusila.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru