Banjir Bandang Landa Kilo, Jembatan Putus

KM, Woja/Saneo Dompu -  Banjir bandang di Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu pada Senin (27/04) lalu, mengakibatkan dua jembatan penghubung antardesa terputus dan lima rumah warga hanyut terbawa arus.

Selain itu, banjir bandang yang terjadi saat hujan deras mengguyur Kecamatan Kilo selama dua hari tersebut mengakibatkan lima desa di wilayah itu terisolir.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh media ini, selain memutuskan dua jembatan penghubung desa dan menghanyutkan lima rumah warga, banjir juga menghanyutkan tujuh ton jagung warga yang sudah siap timbang.

Salah seorang warga yang tidak sempat menyebutkan namanya mengaku, banjir datang secara tiba-tiba sekitar pukul 03.00 Wita. “Kami sedang tidur, tiba-tiba terdengar suara gemuruh air yang begitu deras lalu meluap di sungai Enca samping rumah kami,”ujar warga itu.

Banjir bandang tersebut membuat warga di hampir semua desa di Kilo tidak bisa melakukan aktivitas ke Dompu, karena akses dan jembatan penghubung terputus akibat banjir.

Salah satu desa yang paling parah terkena banjir, Desa Karama. Selain lima rumah warga yang hanyut, terdapat sejumlah rumah yang rusak berat dan ringan.

Beberapa warga pada media ini mengaku pasrah dan hanya menunggu bantuan dari Pemerintah Kabupaten Dompu. ()-01

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru