Puluhan Brimob Ngamuk di Mapolres Bima Kota

KM Nggusuwaru - Puluhan anggota Brimob Detaseman A Pelopor Bima mengamuk di Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Bima Kota, Jumat pagi, 29 Mei 2015. Berseragam lengkap dengan sangkur di pinggang, Brimob yang diperkirakan dua pelton personil itu menyerang dan memporak poranda fasilitas kantor Mapolres Bima Kota.

Motif penyerangan diduga karena sakit hati salah satu anggota Brimob yang terlibat perkelahian dengan anggota Satuan Lalulintas Polres Bima Kota. Perkelahian terjadi saat Sat Lantas menggelar rajia kendaraan di perempatan kelurahan santi, Kamis 28 Mei 2015. 

Puluhan anggota Brimob yang datang dari markasnya di Kelurahan Sambinae melakukan penyerangan sekitar pukul 08.30 Wita. Awal penyerangan dilakukan di Kantor Sat Lantas Polres Bima Kota, gunung dua. 

Saat sampai di Pintu gerbang Sat Lantas tanpa basa basi langsung melakukan penyerangan. Mereka memecahkan kaca ruangan Kasat Lantas, ruangan pelayanan SIM, dan memporak-poranda ruangan pengurusan tilang.

Tidak saja merusak sejumlah fasilitas kantor setempat, puluhan motor hasil tilang yang diparkir pun ikut menjadi sasaran keberingasan puluhan Brimob itu. Sedangkan Anggota Sat Lantas yang saat itu ada di Kantor setempat, lebih memilih lari menyelamatkan diri kearah Barat Kantor Sat Narkoba.

Saat penyerangan terjadi, Anggota Sat Reskrim Polres Bima Kota yang Kantornya juga berada di sebelah Timur Kantor Sat Lantas, tidak bisa berbuat banyak. Mereka hanya bisa menonton saja aksi bringas puluhan Brimob tersebut.

Sekitar 10 menit melakukan penyerangan dan pengerusakan Kantor Sat Lantas, puluhan Brimob kemudian menuju Polres Bima Kota. Mereka kembali melakukan pengrusakan di Kantor setempat. Akibatnya, kaca Paruga To'i Polres setempat dan enam unit Motor Patmor menjadi sasaran amukan Brimob.

Usai melakukan penyerangan dan pengerusakan di dua Kantor setempat, puluhan Anggota Brimob itu kemudian kembali ke markasnya di Sambinae. 

Penyerangan itu tidak berlanjut lama, karena Anggota Polres Bima Kota tidak melakukan perlawanan. Anggota Dalmas yang saat itu tengah berada di sebelah Barat Paruga To'i Polres setempat, juga memilih lari untuk menyelamatkan diri.

Kapolres Bima Kota melalui Kabag OPS, Kompol Moendra WDW, mengaku kaget ketika puluhan anggota Brimob berpakaian lengkap datang menyerang kantornya. "Saat itu saya berada di ruang kerja saya. Tiba-tiba terdengar anggota lari berhamburan untuk menyelamatkan diri atas perbuatan Brimob," kata Moendra usai kejadian di Mapolres, Jum'at 29 Mei 2015. "Untungnya anggota kami tidak melakukan perlawanan, sehingga keributan tidak berlanjut," katanya lagi.

Masalah ini akan dilaporkan ke atasan untuk menindaklanjutinya. Ini perbuatan yang memalukan, karena Brimob juga adalah anggota Polri. "Tetap akan diproses sesuai hukum yang berlaku," ujar Moendra.

Ia menambahkan, masalah ini terjadi karena ada masalah awal saat Razia Patuh Gatarin yang digelar Sat Lantas Polres Bima Kota, Kamis kemarin, di perempatan Rumah Makan Arema, Kelurahan Santi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Saat itu, ada salah satu pengendara yang merupakan keluarga oknum angota Brimob yang terjaring razia. Oleh keluarga oknum, memberitahukan bahwa motor telah ditilang oleh petugas Lantas. "Terjadilah keributan kecil, sehingga puluhan anggota Brimob Bima melakukan penyerangan di Sat Lantas dan Polres," terang Moendra. [] - 05

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru