Menyesal Jual Harga Tanah Murah

"seandainya aku tahu jadi begini tak akan ku jual tanahku". sepenggal kata tamanni atau harapan sia-sia itu terlontar dari sejumlah anggota masyarakat  desa Penyaring kecamatan Moyo Utara  semestinya tidak boleh terjadi untuk diucapkan. itu terlontar setelah melihat harga tanah di lokasi tanahnya yang dulu telah dijual melejit berlipat-lipat. apa sebabnya? karena tanah yang dijual murah itu kini oleh pemerintah akan dilintasi dengan bangunan infra struktur jalan Sumbawa-Moyo-Tambora (SAMOTA). Sudah tentu selain konvensasi harga sisa tanah jelas ikut mahal di dapat. Tapi sayang seribu sayang tanah itu sudah di tangan orang dan para investor.

Aksi "gigit jari" itu di sampaikan oleh SD salah satu yang menjual murah tanahnya bebrapa tahun lalu. Memang tidak ada penyesalan datang duluan. Semestinya sesal dulu pendapatan sesal kemudian tiada berguna.(Tau-Sia) - 05

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru