Bekerja Dengan Gaji Besar

KM. Serambi_Brangrea; Keberadaan PT. Newmont Nusa Tenggara (NNT) memberikan arti penting terhadap kehidupan dan perekonomian masyarakat Sumbawa Barat. Selain menjadi sumber pendapatan daerah yang utama PT. NNT juga memberikan lapangan pekerjaan bagi warga Sumbawa Barat. Namun selama ini keberadaan PT. NNT hanya menjadi hayalan dan imaginasi bagi warga lainnya yang tidak ikut bekerja pada perusahaan raksasa tersebut. Hal ini dikarenakan hanya karyawan dan pihak berkepentingan khusus yang diperbolehkan masuk ke lokasi tambang.

Penjagaan yang super ketat dari pintu masuk utama/Gate Maluk menyebabkan akses keluar masuk hanya dimiliki oleh orang yang memegang tanda pengenal yang dikeluarkan perusahaan. Alhasil warga yang ingin mengetahui bagaimana wajah daerah tambang hanya bisa melihat melalui media cetak, gambar-gambar maupun poster.

Tentunya selama ini tidak sedikit dari masyarakat yang ingin melihat lebih dekat bagaimana proses pertambangan yang konon menghasilkan emas, perak, dan tembaga dalam jumlah besar setiap harinya. Bidang Hubungan Masyarakat (Community Relation) telah membuka celah bagi masyarakat yang ingin melihat secara langsung proses tambang melalui program kunjungan atau wisata tambang.

M. Nuh staf Bidang Humas PT.NNT mengutarakan bahwa Newmont selama ini telah membuka kesempatan kepada warga masyarakat tanpa terkecuali untuk melihat lebih dekat bagaimana proses penambangan berlangsung. Melalui program tersebut akan disampaikan secara terbuka tentang bagaimana proses penambangan sampai dengan pengiriman material berupa konsentrat yang akan diolah lebih lanjut di Negara tujuan ekspor.

Dalam kesempatan itu juga pengunjung akan mendapat pencerahan bagaimana cara pengolahan limbah atau Tiling sehingga tidak memberikan dampak yang berbahaya terhadap manusia dan lingkungan. Selama ini masyarakat hanya mendapat informasi yang tidak penuh sehingga kesan yang diterima cenderung aneka dampak negative dari proses penambangan tersebut.

Untuk mendapat kesempatan kunjungan warga atau kelompok masyarakat tertentu harus mengajukan surat permohonan dengan melampirkan data atau foto copy KTP. Selanjutnya surat akan diproses dan menunggu jadwal yang akan ditetapkan kemudian. Pak No’ Sapaan akrabnya mengharapkan kesabaran dari warga yang belum mendapat jadwal kunjungan dikarenakan perusahaan juga harus menyesuaikan jadwal kunjungan dengan kondusifitas lingkungan perusahaan. Selain itu surat permohonan kunjungan tidak hanya berasal dari wilayah Sumbawa barat saja melainkan ada juga yang berasal dari luar NTB sehingga harus melalui proses antrian.

Rabu lalu (3/9) civitas akademik SMK Negeri 1 Seteluk berkesempatan untuk melaksanakan kunjungan wisata ke lokasi tambang. Kendati civitas akademik SMKN 1 Seteluk adalah warga Sumbawa Barat ternyata hampir semuanya belum pernah melihat secara langsung bagiamana wajah PT. NNT tersebut.

Tentunya program kunjungan sekaligus wisata tambang ini memberikan kesan yang sangat baik bagi civitas akademik yang turut serta. Sarhriani (47th) salah seorang pengajar mengungkapkan ketakjubannya melihat begitu canggih dan luasnya areal penambangan. Menurut informasi yang disampaikan oleh pendamping di lapangan bahwa saat ini kedalaman sumur atau lubang tambang sudah mencapai minus 240 meter di bawah permukaan laut dan nantinya ketika mencapai fase 7 maka diameter tambang akan mencapai 2000 meter dengan kedalaman minus 420 meter di bawah permukaan laut.

Wajar jika penghasilan karyawan yang saat ini berjumlah 7000 orang sangat fantastis. Kabarnya gaji terendah bisa mencapai 6 juta rupiah belum ditambah berbagai macam tunjangan. Namun resiko kerja bagi karyawan juga sangat tinggi, jika kita menengok lokasi kerja yang sangat rawan longsor dan sangat dalam maka sangat dibutuhkan kewaspadaan dan memperhatikan peraturan keselamatan kerja agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Safety is number one” adalah motto yang selalu didengungkan di lingkungan tambang karena keselamatan kerja adalah yang utama. Bagi setiap pengunjung yang akan masuk ke lingkungan tambang juga akan dibekali dengan pelatihan singkat prosedur keselamatan di tempat kerja dan harus menggunakan helm serta rompi khusus.

Kegiatan kunjungan dimulai dari wilayah powerplane dan dermaga bongkar muat, kemudian ke sumur tambang, konsenrator, townsite dan diakhiri dengan jamuan makan bersama di kantor Comrel maluk. Setelah kegiatan kunjungan selesai rombongan civitas akademik melanjutkan kegiatan dengan bertamasya ke pantai Maluk yang tidak kalah indahnya. (c_benk VH) -01

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru