Seorang Pelajar SMAN 1 Bolo Hampir Dirampok

KM-Bolo—Sepeda motor yang dikendarai Aminah, pelajar SMAN 1 Bolo hampir dirampok oleh dua orang yang tak dikenal. Kejadian ini sekira pukul 16.00 Wita, di jalan lintas sumbawa atau depan lokasi pembangunan kantor pemerintahan ibukota Kabupaten Bima, di Dusun Godo Kecamatan Woha, Minggu (1/11/2015) kemarin.

            Modus perampokan itu, dimana dua orang yang mengaku petugas dealer, tiba-tiba menghadang Aminah, lalu kemudian menunjukan surat penarikan motor yang dikendarai Aminah. Menurut dua orang itu, bahwa motor yang dikendarai Aminah bermasalah alias dalam tunggakan kredit.

            Beruntung datang dua teman sekolah Aminah dari arah timur. Aminah yang terlihat berlinang air mata dan ketakutan akibat ancaman dari dua orang yang mengaku petugas dealer. “Kami sempat adu argument di lokasi itu. Bahkan saya melihat fisik surat tersebut, dan ternyata foto copy dan tak jelas,” kata Cahya Al-Fani, siswi kelas II SMAN 1 Bolo itu.

            Meski Fani menilai surat itu palsu, namun pemuda tersebut masih gotot dan tetap ingin menarik paksa sepeda motor yang dipakai Aminah. Hingga pemuda itu pun meminta uang Rp200 ribu dari Aminah agar motor tak jadi ditarik. “Saat itu saya melarang agar jangan dilayani. Namun Aminah yang terlihat ketakutan menyerahkan uang Rp200 ribu kepada kedua pemuda itu,” ujar Fani.

Tak lama kemudian, lanjut Fani, terlihat sosok anggota polisi datang bersepeda motor dari arah timur. Kedua pemuda itu pun kabur. “Kemungkinan takut melihat anggota polisi yang datang, mereka langsung menghindar dari kami,” kata Fani.(adi) - 01

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru