Abu Vulkanik Letusan Anak Rinjani

KM Narmada, Sudah beberapa hari ini hujan debu hasil dari letusan gunung baru jari mulai menebal, awalnya suhu terasa sangat panas bai siang maupun malam hari kemudian dilanjutkan dengan hujan debu mulai dirasakan oleh warga sekitar gunung Rinjani bahkan sudah sampai di kota Mataram.
Dikecamatan Narmada, warga juga merasakan hal yang sama terutama daerah yang berdekatan dengan gunung tertinggi kedua di Indonesia itu seperti desa Sesaot dan sekitarnya, debu yang menempel di daun daun pohon tampak mulai menebal dan mengganggu kesehatam warga.
Bahkan menurut informasi dari media ada Tujuh desa di Kabupaten Lombok Utara yang hampir tertutup debu akibat terkena hujan abu vulkanik letusan Gunung Barujari.
Bahkan beberapa bandara menutup sementara penerbangannya akibat gangguan dari bencana tersebut. Termasuk Bandara Ngurah rai Bali.
Banyak warga mulai mengeluhkan kondisi ini karena mulai terserang gangguan pernapasan, H Mas'ud 64 tahun warga asala Sesaot mengaku sudah dua hari merasakan gangguan pernapasan akibat debu yang berterbangan, "Kalau memarkir motor atau mobil dihalaman rumah, maka terlihat jelas debu tebal menempel disana". Katanya saat Kami menemui beliau dirumahnya (6/11).
Pria yang kesehariannya sebagai petani itu berharap Pemerintah melalui instansi terkait cepat tanggap terhadap bencana tersebut dengan menghimbau warga agar tidak banyak melakukan aktivitas diluar ruang, juga dengan pembagian masker gratis kepada warga yang terkena dampak erupsi anak gunung Rinjani. (Abdul Satar) - 05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru