Karena Kampung Media, Aku Ke Jakarta


Pengalaman yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya sebuah hoby dapat mengantarkanku melihat indahnya Kota Jakarta. Mimpi khayal melihat kota dengan seribu permasalahan, kota sembrawut mulai dari macet sampai terkenal dengan syurga keindahan gedung-gedung menjulang tinggi pencakar langitnya kini dapat ku lihat dengan mata kepalaku di depan mata.

Impian mengunjungi kota Jakarta tentunya sangat di dambakan oleh orang-orang kampung seperti diri saya pribadi. Sekian lama berkhayal dan bermimpi dapat menginjakkan kaki di kota ini, tetapi hari ini mimpi itu telah menjadi sebuah kenyataan. Sebuah hobi menulisku sekarang aku dapat tersenyum bahagia menatap kota Jakarta.

Menulis itulah hoby yang selalu menjadi keseharianku, menulis merupakan buah dorongan dari seorang tokoh di kota Mataram yang sudah tidak asing lagi kita dengar yakni Fairuzabadi yang sering kita kenal dengan Abu Macel. Beliaulah yang terus mendorong saya untuk mengekspresikan segala aktivitasku dalam hoby menulis yakni di Kampung Media.

Kmpung media adalah citizen journalism yang dimiliki oleh rakyat Nusa Tenggara Barat untuk mengekspresikan segala sesuatu yang menurut dirinya layak untuk diperkenalkan di public karena dari kampong kita mampu melihat dunia. Kegiatan daya menulis di kampong media inilah membuat saya hari ini mampu menatap kota Jakarta.

Awal mulanya adalah ketika saya dan sahabat saya Pauzan Basri Al-Jack mendampingi  salah satu Kader Pergerkan yang ketika itu melaksanakan program di NTB yakni Pelatihan Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia. Ketika itu kami berdua mengawal sampai akhir acara. Sebelum meninggalkan Mataram waktu itu, sempat kami berdiskusi terkait dengan dunia menulis maka tentunya saya menceritakan tentang aktivitas menulis saya dikampung media. Sempat dirinya terkejut melihat bagaimana dinamisnya Kampung media dan kebutulan hamper sama yang akan dibuat di Kaukus perempuan parlemen RI.

Setelah pulang beberapa hari kemudian kami tidak menghubungi beliau lagi, tetapi sabtu siang (29/11) saya menerima telephone bahwa kami akan beragkat menjadi perwakilan NTB pada acara pembekalan operator website KPPRI wilayah NTB. Tentu kami terkejut dengan hal itu tetapi hal itu benar terjadi hari ini sabtu malam (29/11) kami sampai di Bandara Soekarno Hatta dan besok kami akan melaksanakan pelatihan itu. Kami awalnya bingung kenapa kami yang dipilih berngkat, maka kami mencari tahu ternyatakarena hoby menulis.n() -01

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Advertisement

Artikel Terbaru