Kampung Media Diminati Kaukus Perempuan Parlemen

Keberadaan kampung media kembali menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Jurnalisme warga kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Barat  ini setelah mendapatkan beberapa penghargaan nasional kini menjadi perbincangan hangat di Kaukus Perempuan Palemen.

Kampung Media menjadi perbincangan hangat para peserta dan narasumber pada acara pelatihan jurnalistik kontributor website kaukus perempuan parlemen yang di laksanakan di Hotel Swisbell Jakarta (29/11).

Ini bermula ketika salah satu narasumber mempetanyakan kepada setiap daerah memiliki kedibukan apa kesehariannya yang berhubungan dengan menulis. Perwakilan NTB yang sekaligus anak kampung media Yas Arman Praytna yang akrabnya di pnggil Yhok, memperlihatkan dan menceritakan kampung media di depan para peserta pelatihan.

“Ini adalah website citizen junlism warga NTB, seluruh kegiatan yang dilakukan oleh anak kampung disampaikan melalui ini” ungkap sarjana pendidikan matematika ini.

Sontak para peserta, narasumber bahkan panitia terkejut bahwa sekelas daerah NTB yang tidak pernah muncul di Nasonal katanya memiliki hal penyampai informasi seperti ini.  Salah satu narasumber pelatihan jurnalistik ini  Mardiyah Chamim direktur Tempo Institute yang membidangi Sumber Daya Manusia (SDM) Pendidikan jurnalis terbengong dan decak kagum  sambil tepuk tangan memberikan apresiasi terhadap kampung media yang di ceritakan oleh peserta dari NTB.

Selain narasumber salah satu peserta pelatihan asal Bangka Belitung Mbak Echa juga menyampaikan ketertarikannya dengan kampung media bahkan katanya pernah membaca informasi tentang pariwisata. Selanjutnya pelatihan jurnalisitik kontributor KPP ini di hadiri oleh 10 provinsi se-Indonesia. Kegiatan ini akan berlangsung dari hari sabtu (28/11) dan berakhir pada hari senin (30/11). -05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru