Redaksi Tempo Sanjung Kampung Media

Hal mengejutkan disampaikan Mardiyah Chamim redaksi Tempo Institute ketika ngobrol santai bersama anak komunitas kampung media.  “Saya tertarik dengan penyampaian adek tadi masalah kampung media, sungguh luar biasa NTB memliki media informasi publik seperti kampung media” ungkapya.

Sanjungan itu di ucapkan ketika sela-sela istirahat makan siang di restoran hotel. Mbak Diyah panggilan akrabnya menghampiri kami ketika sedang makan siang kemudian mengajak kami ngobrol santai terkait kampung media.

Pauzan Basri yang akrab disapa Jeck yang merupakan anak komunitas kampung media menceritakan dirinya bias menulis karena kampung media. “Saya ini mbak, awalnya gak bias nulis, tapi kepala kampung medi pak Fairuz mendorong saya untu tulis saja apa yang kamu mau tulis, bahkan yang tidak ingin kamu tulis” ungkapnya.

Lanjut di ceritakan bahwa hari ini dirinya mampu dikirim menjadi calon contributor website kaukus  perempuan parlemen wilayah Nusa Tenggara Barat akibat dari kampung media.

Mbak Diyah sangat tertantang untuk mengetahui bagaimana cara pengelolaan kampng media sampai hari ini menjadi citizen journalism kebanggaan warga NTB. Di katakan bahwa jika ada waktu dirinya akan mengunjugi NTB untuk bertemu dengan kepala kampung media Firuzzabadi.

“Kalau nanti ada waktu, saya akan mengnjungi NTB untuk bertemu dengan kepala kampung media” ungkapnya [] - 05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru