Calon Pemuda Pelopor Lotim Gelar Diskusi


KM. Sukamulia – Usai dilaksanakannya penilaian Calon Pemuda Pelopor Tahun 2016 yang dilaksanakan sejak hari Senin, 20 Juni 2016 hingga Sabtu, 25 Juni 2016, Ketua FKP4 Lotim (Lalu Malik Hidayat, S. Pd) mengumpulkan 14 orang Calon Pemuda Pelopor tersebut di Sekertarian FKP4 Lotim yang berlokasi di Depan Tugu Lendang Nangka Desa Lendang Nangka Kecamatan Masbagik.

Tujuan umum dilaksanakannya diskusi tersebut adalah untuk mempertemukan semua Calon Pemuda Pelopor Lotim supaya mereka saling mengenal dan saling bertukar informasi mengenai bidang kepeloporang masing-masing sehingga kedepannya mereka dapat berintrasksi dan menjalin kerjasama untuk mengembangkan konsep-konsep yang mereka miliki.

Lulus ataupun tidak, itu bukanlah alasan untuk saudara pakum untuk mengembangkan konsep-konsep kepeloporan yang saudara geluti. Meskipun saudara tidak lulus sebagai calon Pemuda Pelopor yang akan mengikuti penilain di tingkat provinsi, namun paling tidak saudara semua dapat menjalin jaringan dengan semua calon Pemuda Pelopor Lotim yang telah kami nilai kemarin sehingga ke depannya tercipta sistem kerjasama yang kuat antara saudara dan dengan demikian diharapkan konsep-konsep kepeloporan yang saudara miliki dapat berkembang lebih luas, khusunya di setiap wilayah saudara-saudara sekalian, tegas Pimpinan Diskusi (Malik Hidayat) saat memberikan sambutan dalam acara diskusi yang digelar usai buka puasa hingga pukul 21.30 wita.

Tujuan khususnya dilaksanakannya diskusi tersebut adalah untuk mempertajam pengetahuan semua calon Pemuda Pelopor Lotim tentang sistem penilaian Pemuda Pelopor supaya semua calon mempersiapkan dan mempertajam pengetahuan diri mereka dengan sebaik mungkin, khusunya dalam bidang kepeloporan yang mereka geluti.

Dalam kesempatan itu, kepada 11 orang calon Pemuda Pelopor yang hadir pada acara tersebut, Pimpinan Diskusi juga menyampaikan bahwa Rapat Peleno Penentuan hasil penilaian calon Pemuda Pelopor Lotim Tahun 2016 akan dilaksanakan besok pagi (Senin, 27 Juni 2016). Hasil Rapat Peleno itulah yang akan menentukan siapa yang cocok atau tidak cocok diloloskan sebagai calon Pemuda Pelopor Lotim Tahun 2016 yang dapat mengikuti penilain di tingkat selanjutnya.

Selama diskusi berlangsung, semua calon Pemuda Pelopor yang hadir di tempat itu mempresentasikan bidang kepeloporang yang mereka kembangkan. Selain itu masing-masing peserta diskusi mengungkapkan peluang dan tantangan yang mereka hadapi dalam mengembangkan konsep yang mereka kembangkan di kampung masing-masing, serta perkembangan dan metode pengembangan bidang kepeloporan yang mereka geluti di daerah masing-masing. Bukan hanya itu, mereka juga bercerita mengenai seluk beluk perjalanan mereka sehingga dapat mengembangkan bidang kepeloporang yang mereka geluti. Di dalam diskusi tersebut banyak sekali informasi yang dapat didapatkan oleh setiap peserta.

Usai mendeskripsikan bidang masing-masing, calon Pemuda Pelopor tersebut bertanya jawab untuk memperdalam dan mempertajam pengetahuan dalam bidang masing-masing pada kshususnya dan bidang kepeloporan lainnya. Pada ahir diskusi, 11 calon Pemuda Pelopor Lotim Tahun 2016 ini membuat komitmen untuk melaksanakan kerjasama dengan membuat jaringan kerja yang kuat guna membangun konsep Ekonomi Berbasis Kawasan dan bersama-sama mengembangkan skil yang mereka miliki demi kemajuan darah. Pada tahap selanjutnya, semua calon Pemuda Pelopor Lotim ini akan saling mengunjungu untuk mempererat tali silaturrahmi dan menjalin kerjasama.

Sebelum diskusi ditutup, penulis diberikan kesempatan untuk berbicara dan kesempatan itu penulis gunakan untuk memberikan motivasi kepada calon Pemuda Pelopor Lotim tersebut. Sebagai bahan pemikiran dan motivasi mereka, penulis menyampaikan beberapa contoh sosok inspirasi yang pernah termuat di halaman Kampung Media. Penulis juga memperkenalkan apa itu Kampung Media NTB dengan berbagai kelebihannya.

Pada ahir pembicaraan, kami menegaskan bahwa lolos atau tidak bukanlah masalah, yang jelas saudara-saudara harus tetap berkordinasi untuk mengembangkan konsep-konsep yang saudara punya guna membangun daerah kita. Yakinlah bahwa konsep yang saudara kembangkan itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat sehingga jika-pun saudara tidak bisa lolos untuk mengikuti penilaian pada tahap berikutnya, namun konsep yang saudara kembangkan harus tetap dikembangkan dengan jalan membuat jaringan kerja. Dan nantinya, saudara-saudara yang lolos hingga tingkat nasional dapat memberikan infromasi yang lebih luas kepada saudara sekalian guna mengembangkan skil yang telah saudara miliki.

_By. Asri The Gila_ () -03

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru