Banjit bandang di Kota Bima

Kota Bima, Kabarbolo— Hujan lebat lebih dari enam jam menyebabkan sejumlah Kelurahan di Kota Bima tergenang banjir. Kondisi terparah di Jl Diponegoro lingkungan Lewi Jambu Kelurahan Melayu Kecamatan Asakota, ketinggian banjir mencapai ketinggiant orang dewasa atau sekira dua meter.

Di RT 12 Kelurahan Melayu, air hujan juga menggenangi sejumlah pekarangan warga. Bahkan meluap hingga ke sebagian rumah warga. Sementara debit air di sungai yang melewati lingkungan sekitar Tolobali Kelurahan Sarae menuju Kelurahan Melayu nyaris mencapai  bibir jembatan.

Luapan banjir dari selokan meluap dan menggenangi lingkungan perumahan Tambana, RT 30 Kelurahan Jatiwangi Kecamatan Asakota.  Tidak hanya menggenangi pekarangan rumah warga, di Jl Bidara 2, Jl Bidara 3 dan Jl Cempaka 7 lingkungan Tambana, luapan banjir juga masuk ke rumah warga.

Sementara di persimpangan jalan masuk menuju lingkungan Tambana di jalan Karantina, banjir meluap dari saluran selokan dan menggenangi ruas jalan sekitar 40 centi meter. Akibatnya sebagian warga yang melintas menggunakan sepeda motor terpaksa memutar haluan karena kuatir banjir luapan banjir mencapai knalpot kendaraan.

Warga lingkungan perumbahan Tambana, Rudy berharap hujan deras segera reda. Menurutnya, rata-rata hanya rumah warga yang lebih tinggi dari ruas jalan yang aman dari genangan banjir, sedangkan rumah warga lainnya hampir semuanya digenangi banjir.

sejumlah ruas jalan Kelurahan Paruga dan persimpangan lampu merah sekitar pasar raya Bima aman dari luapan banjir, meskipun beberapa tahun sebelumnya kerap menjadi sasaran air bah.

Hingga pukul 12.18 Wita hujan deras masih mengguyur Kota Bima dan Kabupaten Bima. Sampai sekarang belum ada rilis dampak buruk akibat banjir yang dikeluarkan oleh BPBD maupun pihak terkait.  (SK). -03

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru