Bima Banjir, Lotim Banjir

Chairil_anwar, Sakre, Banjir bandang yang melanda Pulau Sumbawa Utamanya Di Kota Bima semenjak 19 Desember 2016 kemarin membuat seluruh warga NTB tersentak, Pagi tadi 23/12/16 saya menuju Kota selong untuk urusan pembuatan akte Notaris Pendirian P3A (Perhimpunan Petani Pemakai Air) Pandan wangi III Desa Montong beter Sakra Barat dikantor PPATK dijalan TGH Muhammad Zainudin Abdul Mjid Pancor,

Tepat diperempatan Jalan utama empat orang mendekati motor yang saya kendrai, dari pakaian yang mereka kenakan Nampak mereka adalah mahasisiwa terlebih lagi melihat wajah mereka yang masih lugu-lugu, sambil mengangkat kardus berlubang bertuliskan Bantuan dana Banjir bima NTB.

Sepulang saya Dari Urusan saya di Kantor PPATK kembali untuk pulang melalui jalur yang sama namun pada tempat yang berbeda sepanjang jalan utama TGH. ZAM pancor selong hingga pukul 11 lewat mahasiswa-mahasiswa itu masih tetap melakukan aksinya semula mendatangi setiap pengguna jalan sambil menyodorkan Kardus berlubang bertuliskan Bantuan Banjir Bima NTB.

Saya berfikir sepanjang perjalanan saya tentang aksi yang dilakukan Mahasiswa-mahasiswa itu di satu tempat saking sulitnya air sampai saya Mendirikan P3A karena kami selalu kekurangan air saat musim kemarau waktu menanam tembakau ditempat lain curah hujan justru berubah menjadi musibah-musibah. () -03

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru