Pejabat Yang Baru Dilantik, Tetap Amanah

Mataram INMAS,_”Mutasi atau perpindahan dalam suatu Jabatan adalah hal yang biasa terjadi karena kebutuhan organisasi” tutur Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Nasruddin saat menyampaikan sambutan dan arahan setelah melantik 13 Pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi NTB (Selasa, 28-11-2017) di Aula Lantai IV Kanwil Kemenag Prov. NTB.

 

“Organisasi yang bagus itu adalah organisasi yang berkembang, dinamis karena perputarannya terjadwal dan terkontrol, justru yang terlalu lama dan tidak pernah mutasi itu adalah hal yang kurang pas, sehingga roling atau mutase yang kita laksanakan ini akan mendapat hikmah besar” tambah H. Nasruddin dalam sambutan dan arahannya.

 

H. Nasruddin semakin yakin dengan dilantiknya Pejabat yang sudah memenuhi syarat ini tetap amanah, “Mari kita dukung dan do’akan, mudah-mudahan Pejabat yang baru saja dilantik ini tetap amanah” tegasnya.

 

Tiga belas Pejabat yang dilantik ini terdiri dari Pejabat Eselon III adalah H. Azharuddin, M.Sy menjadi Kepala Kemenag Kabupaten Lombok Timur, Drs. H. Haryadi Iskandar menjadi Kepala Kemenag Kabupaten Lombok Tengah, H. Jaelani, S.Pd, M.Pd menjadi Kepala Kemenag Kabupaten Lombok Barat, H. Muksin, SH menjadi Kepala Kemenag Kabupaten Lombok Utara, H. Jalalussayuti, SS, M.Pd menjadi Kabid Pakis Kanwil Kemenag Provinsi NTB, H. M. Ali Fikri, S.Ag, MM menjadi Kabid PHU Kanwil Kemenag Provinsi NTB, Hj. Eka Muftati’ah, SH, MH menjadi Kabid Penmad Kanwil Kemenag Provinsi NTB, H. Ali Fikri, SH, MH menjadi Pembimbing Syariah Kanwil Kemenag Provinsi NTB.

 

Dan lima Pejabat Strukturak dan Fungsional adalah Drs. H. Silmi, M.Pd.I menjadi Kepala Subag Ortala dan Kepegawaian Kanwil Kemenag Provinsi NTB, Lalu Muhamad Amin, SH menjadi Kasubag Umum Kanwil Kemenag Provinsi NTB, Drs. H. Nasri menjadi Guru Madya Bidang Study Aqidah Akhlaq/Kepala MAN Lombok Barat, M. Nurul Wathoni, M.Pd menjadi Guru Muda Bidang Study Sejarah Nasional/Kepala MAN 1 Lombok Timur dan Drs. Khaeruddin menjadi Guru Madya Bidang Study Aqidah Akhlaq/Kepala MAN Dompu Kabupaten Dompu.

 

Menurut H. Nasruddin, ada dua cara mengenali ruang lingkup tugasnya, selain harus menguasai betul regulasi yang terkait dengan tugas bidang kita, belajar  untuk memahami lapangan, juga bagi Pejabat dituntut untuk melahirkan inovasi-inovasi baru, “Hasilkan sesuatu yang baru yang belum dilakukan  para pendahulu kita sesuai dengan tuntutan situasi dan kondisi” tegas H. Nasruddin.

 

Lebih lanjut H. Nasruddin mengharapkan kepada Pejabat yang lebih senior agar tidak terjebak pada rutinitas, “Jadikan momentum posisi yang baru ini untuk melahirkan hal yang baru dalam berkreasi, berinovasi dalam memajukan satuan kerjanya” tambahnya, “Ketauladanan dan rasa tanggung jawab hendaknya dimiliki oleh setiap Pejabat agar dapat ditiru oleh bawahan atau teman-teman yang relative lebih muda” tegasnya dalam mengahiri sambutan dan arahannya. LA

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru