Cerita Awal Kampung Naga


Murnah merupakan salah satu petani yang memulai mencoba menanam buah naga di kapung halamanmya. eksperimen  itu ia lakukan di bulan Juni 2008 yang lalu. eksperimen itu ia lakukan di sebuah kampung tempat ia tinggal. Kampung itu yakni Dusun Dasan Agung Kebun Indah Desa Tanak Beak Kecamatan Batukliang Utara Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Inilah kampung sebagai tanah kelahirannku tempo dulu tahun 1991.

Ketika ditemui di kebun naganya, Pria paruhbaya menceritakan bagaimana perjuangannya ketika ia menanam buah naga itu. "Saya menanam buah naga ini sejak tahun 2008, dan ini saya dapat inspirasi dari seorang teman," ungkapnya

Pada tahun 2008 yang lalu, ketika warga di kampung nya memilih untuk pergi mencari nafkan ke negera jiran, namun ia memilih bertani dan memanfaatkan lahan yang selama ini jarang digunakan oleh nya. Lahan kosong yang selama ini tidak bermanfaat, kini ia memanfaatkannya dengan menanam buah naga. Atas usaha yang ia lakoni ini, kini masyarakat mengikuti jejaknya untuk berkebun dan menjalani usaha buah naga. Berkat usaha keras yang dilakoni oleh Murnah, kini Dusun Dasan Agung Kebun Indah Desa Tanak Beak Kecamatan Batukliang Utara Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sedikit terbantu masalah ekonominya. 


Murnah berharap ada perhatian lebih dari dinas pariwisata kabupaten Lombok Tengah atau Provinsi NTB memberikan perhatian lebih khususnya di masyarakat desa sebagai awal merintis wisata desa, karena di sini kami buka paket wisata dengan tiket masuknya 15 ribu makan sepuasnya dengan dua buah macam tanaman yaitu buah Naga, dan buah Jambu Kristal.

“Minimal dengan cara ini menanam buah naga dan jambu Kristal dijadikan ikon desa Tanak Beak yaitu wisata kampung Naga dan buah Jambu Kristal,  agar masyarakat pelosok desa aman, sejahtera dan makmur, serta pertumbuhan ekonomin terus meningkat kedepannya”Ujarnya.(san_ikp)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru