Mobil Truk Tergelincir di Sekitaran Kokok Putik

KM. Sukamulia – Jum’at malam (22 Desember 2017), sebuah Mobil Truk yang mengangkut 5,5 Ton Biji Menter tergelinci di tanjakan menuju pertigaan Kokok Putik Desa Bilok Petung Kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Utara. Pristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Sopirnya bisa menyelamatkan diri dan hanya menderita luka ringan pada bagian kaki kirinya.

Sekitar pukul 21.50 wita, warga Dusun Kokok Putik dikagetkan oleh suara hentakan yang begitu keras. Suara itu berasal dari tanjakan yang berada di bawah pertigaan Kokok Putik (Jalur Menuju Lombok Utara). Meskipun suasana rintik-rintik, namun warga berhamburan menuju sumber suara dan ternyata itu adalah suara truk yang terguling sebab sopirnya tidak bisa mengendalikannya saat hendak sampai di puncak tanjakan.

Puluhan warga Dusun Kokok Putik yang melihat kejadian itu langsung membantu si sopir keluar dari Mobil Truknya  yang sudah terguling dengan muatan yang berhamburan di badan dan pinggir jalan. Setelah itu warga bersama-sama menurunkan muatan truk (Biji Mente), kemudian membangunkan mobil truk tersebut dan mengamankannya di pinggir jalan supaya kendaraan yang akan berlalu lalang tidak terhalang melakukan perjalanan melalui jalur tersebut.

Menurut pengakuan sopirnya, Mobil Truk Bernomor Polisi DR 8526 KB ini tergelincir sebab ia lost control ketika hendak melewati tanjakan. “Saya tidak habis pikir, ketika hendak sampai di ujung tnjankan, kok mesin mobil ini serasa melempem dan ahirnya saya panik dan lost contor sehingga truk yang saya kendarai ini mundur dan terguling”, kata laki-laki yang akrab dipanggil Can itu.

“Padahal kali ini saya hanya memuat 5,5 ton Biji Mente yang sebelumnya saya kerap memuat Biji Mente dengan bobot 7 ton namun mobil ini bisa melewati tanjakan ini dengan baik. Untungnya, saya ingat membanting stir sehingga mobil ini tidak mundur hingga masuk ke areal sungai”, sambung laki-laki setengah baya itu.

Menurut pengakuan si sopir, ia mengangkut Biji Mente dari Dusun Lenggorong Desa Sambik Elen Kecamatan Bayan dan akan membawanya ke Lendang Madang Desa Madayin Kecamatan Sambelia.

Kejadian serupa memang kerap terjadi di tanjakan yang tidak begitu curam ini. Banyaknya mobil tergelincir dan jatuh di sekitaran tanjakan ini kemungkinan besar disebabkan oleh tikungannya yang cukup tajam sehingga pengendaranya agak susah mencari haluan. Untuk itu, bagi para sopir yang akan melakukan perjalanan melalui jalan tersebut hendaknya berhati-hati, lebih-lebih jika sedang terjadi hujan sebab di lokasi ini memang sering terjadi hal serupa.

_By. Asri The Gila_

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru