Mensos RI Serahkan Bantuan Korban Tambang Emas Sekotong - NTB


SEKOTONG, KM. Musibah yang terjadi di lokasi tambang emas sekotong, membuat semua menjadi prihatin. Keprihatinan tidak saja bagi pemerintah Lombok Barat (Lobar) dan provinsi NTB, tetapi juga pemerintah pusat. Musibah yang merenggut nyawa 7 orang dari 11 orang penambang liar ini, akhirnya mendapat perhatian pemerintah pusat.


 Pemerintah Republik Indonesia, melalui Menteri Sosial (Mensos) RI, Idrus Marham, Kamis (21/6) berkesempatan mengunjungi korban yang dirawat di Puskesmas Sekotong. Idrus Marham didampingi Gubernur NTB, TGH.Zainul Majdi, Pjs.Bupati Lobar, HL.Saswadi, sejumlah Dirjen Kemensos, pimpinan SKPD provinsi maupun Lobar, anggota Forkopinda Lobar dan NTB, secara bersama-sama menjenguk korban yang selamat. Idrus Marham, sempat berdialog dengan korban di tempat itu. Selain itu, Idrus Marham juga memberikan sejumlah bantuan berupa uang tunai dan bingkisan paket.


Pada kesempatan tersebut, Gubernur NTB, TGB. Zainul Majdi memberikan menasihati para korban yang selamat agar tidak lagi menambang tanpa memikirkan keselamatan dan aturan. “Side wah ngonek jari penambang, side tetep mele jari penambang terus”? (Anda sudah berapa lama menambang, Anda mau terus jadi penambang)," kata gubernur Zainul Majdi kepada Nasri yang masih tergolek mengenakan infus ditangannya.

Nasri yang didampingi istrinya, hanya menggelengkan kepala pertanda tidak akan melakukankegiatan tambang lagi. Apalagi kegiatan penambangan sudah lama ditutup pemerintah setempat.


Usai dari Puskesmas, rombongan langsung menuju kantor Camat Sekotong. Di tempat ini digelar acara seremoni sekaligus pemberian bantuan kepada ahli waris korban.

Di sini, giliran mensos pun memberi nasihat. Kata Idrus Marham, bantuan yang diserahkan ini merupakan pemberian pemerintah pusat yakni Presiden Jokowi. Di damping Gubernur NTB, Pjs.Lobar serta sejumlah Dirjen, ketua DPRD Lobar, secara bergantian memberikan bantuan berupa uang senilai Rp.15 juta kepada ahli waris korban.

7 Orang Ahli waris korban yang menerima bantuan

- Nurhasanah – istri dari Nuri

- Sukiyah – istri dari Suparman

- Yunita – istri dari Sahdan

- Jumaini – istri dari Sulaiman

- Rauhun – istri dari Ramli

- Srianim – istri dari Budiamin

- Nurhayati – istri dari Mahyudin

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru